Suara.com - Merpati Nusantara Airlines adalah salah satu penerbangan yang cukup berjaya di masanya. Rute-rute perintis yang digarap, membuat Merpati semakin mantap terbang di langit Tanah Air.
Namun, maskapai yang berada di bawah naungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini terpaksa berhenti beroperasi pada 1 Februari 2004 lalu karena permasalahan keuangan yang membelit perusahaan.
Lantas, bagaimana nasibnya saat ini?
Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA Henry Sihotang menuturkan, saat ini utang Merpati mencapai Rp 10,7 triliun.
Karena utang yang sedemikian besar, sulit untuk Merpati mengudara lagi di langit Tanah Air, meskipun kondisi Merpati saat ini seperti hidup segan mati tak mau.
Menurut Henry, nasib Merpati akan ditentukan pada 20 Juli 2018 mendatang dalam sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Jika sebelum sidang PKPU digelar telah ada investor yang berminat, maka dimungkinkan Merpati masih bisa mengudara. Tetapi jika tidak ada investor yang berminat, maka Merpati akan di likuidasi.
"Penawaran sudah dibuka oleh PPA melalui iklan media massa sejak 17 April 2018 hingga Mei 2018. Beberapa investor menyatakan minatnya, ada satu investor potensial," kata Henry.
Setelah menjaring beberapa investor, 25 Mei 2018 lalu dilakukan due diligence untuk menentukan investor mana yang berhak menghidupkan kembali Merpati.
Nantinya, investor yang terpilih akan dibawa ke sidang PKPU pada 20 Juli 2018 mendatang, disitulah akan ditentukan apakah Merpati bisa terbang lagi atau tidak.
Nasib karyawan
Henry menuturkan, seluruh karyawan Merpati telah diberhentikan dan hanya disisakan sekitar 10 orang untuk tetap berada di manajemen perusahaan.
Terkait pembayaran pesangon, dalam hal ini kata Henry, sebagian karyawan yang diberhentikan telah diberikan pesangon. Sebagian lagi akan dimasukan dalam proposal yang telah dimasukan ke penawaran investor.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Putus Peran Tengkulak, Kopdes Bakal Jadi Penampung Tangkapan Nelayan
-
Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
-
Proyeksi IHSG Usai Rp789 Miliar Dana Asing Kabur, Saham BUMI Disorot
-
Bocoran Mobil Baru GIIAS 2026 Ada Honda Brio Listrik Hingga SUV Legendaris Toyota
-
Eksperimen Berani Igor Tolic Berhasil, Persib ke Semifinal Piala Presiden 2026
-
Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias
-
Masih Enggan Naik Transportasi Umum? Sudah Saatnya Mengubah Cara Pandang
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman