Suara.com - Harga minyak terus tetap tawaran di atas level kunci 51,00, menguji dekat 51,40 untuk membuka minggu perdagangan baru.
Kendala produksi OPEC + terus menjaga biaya barel didukung, meskipun tindakan lebih lanjut dapat diperlukan dari konglomerat minyak jika terlihat kenaikan lebih lanjut, karena kenaikan Desember dari posisi terendah multi-tahun membuat WTI dibatasi oleh penolakan dari wilayah 53,00.
Di tempat lain, kilang minyak AS mengurangi jumlah pengeboran mereka, lebih lanjut membantu menjaga harga tetap tinggi setelah produsen minyak AS menutup empat pengeboran dalam sepekan hingga 11 Januari, dan total jumlah pengeboran AS sekarang berada di 873, tetapi TS Lombardi mencatat bahwa minyak yang lesu permintaan tentang melambatnya pertumbuhan global dapat melihat harga minyak stabil untuk sementara waktu karena ruang gerak naik masih terbatas.
Level Teknis WTI
Tinjauan:
Harga Terakhir Hari Ini: : 51,8
Perubahan Harian Hari Ini: -16 pips
Perubahan % Harian Hari Ini: -0,308%
Pembukaan Harian Hari Ini: 51,96
Tren:
SMA20 Harian Sebelumnya: 48,12
SMA50 Harian Sebelumnya: : 51,5
SMA100 Harian Sebelumnya: 60,54
SMA200 Harian Sebelumnya: 64,59
Level:
Tertinggi Harian Sebelumnya: 51,96
Terendah Harian Sebelumnya: 51,96
Tertinggi Mingguan Sebelumnya: 53,57
Terendah Mingguan Sebelumnya: 48,33
Tertinggi Bulanan Sebelumnya: 54,68
Terendah Bulanan Sebelumnya: 42,45
Fibonacci 38,2% Harian Sebelumnya: 51,96
Fibonacci 61,8% Harian Sebelumnya: 51,96
Pivot Point Harian S1 Sebelumnya: 51,96
Pivot Point Harian S2 Sebelumnya: 51,96
Pivot Point Harian S3 Sebelumnya: 51,96
Pivot Point Harian R1 Sebelumnya: 51,96
Pivot Point Harian R2 Sebelumnya: 51,96
Pivot Point Harian R3 Sebelumnya: 51,96
GKInvest adalah broker Indonesia yang terdaftar di BAPPEBTI. Selain legal, GKInvest menawarkan biaya transaksi yang paling murah di Indonesia serta beragam fasilitas yang dapat mempermudah transaksi Anda seperti MT4 Booster, VPS dan Signal Trading gratis. Pelajari tentang GKInvest.
Berita Terkait
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
-
Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran
-
Pasokan Minyak Dunia Terguncang Parah Akibat Serangan AS ke Dekat Selat Hormuz
-
Ketegangan Iran - Israel Belum Reda, Brent Naik jadi 94,38 Dolar AS per Barel
-
Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?