Kreativitas menciptakan inovasi baru adalah strategi yang terus dibentuk oleh Sunyoto untuk melanjutkan usahanya agar terus berkembang. Ia merasa harus mampu membuat pesanan sesuai dengan yang diinginkan pembeli.
Hebatnya, untuk menciptakan inovasi baru, Sunyoto dan seluruh karyawan belajar secara otodidak.
“Yang penting kan kita sudah punya ilmu dasarnya. Tapi memang kalau modelnya baru, kita harus eksperimen dan kadang butuh waktu agak lama. Semua tidak ada masalah, bisa kita pelajari," ujar lelaki yang hobi bermain sepeda itu.
Desa Trangsang sudah lama dikenal sebagai desa wisata kampung rotan. Mayoritas warga bekerja sebagai pengrajin rotan.
Sunyoto melihat, prospek bisnis mebel rotan ke depan akan terus maju dan berkembang. Apalagi permintaan pasar terus meningkat.
"Zaman memang sudah semakin modern, tapi kecenderungan orang suka terhadap barang yang unik-unik dan ini tidak akan mati, termasuk kerajinan tangan. Yang penting kreasi kita saja," tandasnya.
Makmur Bersama UMKM
BPR Kartasura Makmur berkerja sama dengan LPDB - KUMKM pada 2014. Kala itu, Direktur Utama BPR Kartasura Makmur, Indrayani Pribadi, mendapatkan informasi mengenai LPDB saat mengikuti kegiatan Perbarindo di Solo, Jawa Tengah.
Tahun tersebut, BPR yang dipimpinnya mendapatkan pinjaman sebesar Rp 2 miliar.
“Total Rp 2 miliar itu kita kucurkan ke para UMKM yang masih kecil-kecil. Itu jumlahnya kira-kira ada 100, tapi terus kita bina, dan sekarang usaha mereka sudah semakin baik dan semakin besar. Misalnya untuk UMKM produksi tahu, awalnya pinjam Rp 15 juta, kini sudah bisa ambil kredit Rp 400 juta," ujar Indrayani.
Baca Juga: LPDB - KUMKM Terus Genjot Pengalihan Dana Bergulir di Sumbar
Dengan adanya LPDB - KUMKM, Indrayani merasakan performa BPR Kartasura Makmur semakin baik, karena masyarakat semakin banyak yang mengajukan pinjaman bunga lunak. Jika menggunakan program reguler, bunganya bisa 1,2 persen, namun di LPDB bunganya hanya 0,85 persen.
“Masyarakat jadi semakin banyak mengajukan pinjaman ke kita, karena ada program bunga yang lebih murah. Otomatis kita juga semakin dikenal dan dipercaya masyarakat," tambahnya.
Menurutnya, program LPDB - KUMKM telah banyak memberikan manfaat dan keuntungan, bukan hanya pada BPR tapi juga para pelaku UMKM. Hal ini selaras dengan tagline BPR Kartasura Makmur, "Menuju Kemakmuran Bersama."
Indrayani menyebut, memang tidak semua UMKM bisa mengajukan pinjaman bunga lunak, ada standar kriteria yang diterapkan. Pertama, harus dipastikan usaha itu mampu melakukan produksi dengan baik.
Kedua, produksi yang dihasilkan menyangkut kebutuhan orang banyak, dan ketiga, tidak memiliki masalah kredit dengan bank lain.
Ia melihat, keberadaan LPDB - KUMKM sangat dibutuhkan masyarakat, karena tidak ada bank yang mau menawarkan pinjaman dengan bunga rendah seperti LPDB - KUMKM. Indrayani berharap, LPDB - KUMKM bisa tambah maju dan berkembang dengan beragam inovasi dan layanan baru, serta memudahkan perbaikan ekonomi masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO
-
Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran
-
Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara
-
Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka
-
Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi
-
Terendah dalam 6 Tahun, Purbaya Akui Surplus Neraca Perdagangan Susut Imbas Impor BBM
-
Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?
-
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?
-
Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'
-
Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital dan AI untuk Ciptakan Nilai Bisnis