Suara.com - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) telah meluncurkan Program Vokasi bagi pekerja yang kehilangan mata pencarian atau yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Ini merupakan program yang disebut sebagai “pelatihan kerja”, dan merupakan upaya pemerintah untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul dan tangguh sesuai dengan visi dan misi Presiden Joko Widodo.
Adapun dari target 20.000 pekerja yang diberikan oleh pemerintah untuk mengikuti vokasi, sejak dimulainya pelatihan pada September 2019 hingga 31 Oktober 2019, peserta vokasi sudah mencapai 250 orang. Dari angka tersebut, hingga awal November 2019 ini telah ada 14 orang yang terserap dan kembali bekerja di wilayah Cikarang dalam bidang manufaktur.
Dalam tahap awal, pelatihan vokasi dilakukan di Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Pada November ini, pelatihan akan diperluas di Lombok, Balikpapan, Tangerang, dan beberapa wilayah lain di Indonesia.
Ke depan, pelatihan vokasi diharapkan dapat menjadi tempat semua orang yang sudah tidak bekerja, tetapi masih memiliki kartu peserta BPJAMSOSTEK untuk meningkatkan skill, baik bagi yang akan kembali bekerja di dalam atau luar negeri, atau bagi mereka yang ingin berwirausaha supaya lebih tangguh.
“Kami imbau kepada pekerja, masih ada masa depan, masih ada harapan. Pemerintah memberikan komitmen dan perhatiannya melalui program vokasi di BPJAMSOSTEK. Mari ikut bergabung dan banyak sekali yang bisa kita mulai,” ujar Direktur Pelayanan BPJSTK, Krishna Syarif, Jakarta, Rabu, (6/10/2019).
Persyaratan untuk mengikuti pelatihan vokasi ini bagi Anda yang tertarik, cukup mudah. Jika Anda pernah menjadi peserta BPJAMSOSTEK, namun belum memiliki pekerjaan karena di-PHK atau putus kontrak kerja, belum mencairkan JHT, dan usia tidak melebihi 40 tahun, silakan daftarkan diri melalui situs web https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
Keuntungan yang akan didapatkan peserta pelatihan bukan hanya dapat meningkatkan skill dan info lowongan pekerjaan, tetapi juga akan mendapatkan sertifikat, uang transport, dan uang saku selama program pelatihan berlangsung.
“Vokasi memberikan harapan yang lebih baik supaya kita bisa membentuk nilai ekonomi, memberikan kehidupan yang lebih baik. Tak hanya untuk bangsa dan negara, tetapi untuk keluarga juga,” tutup Krishna.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Raih 2 Penghargaan Certificate of Excellence
Berita Terkait
-
BPJAMSOSTEK Tawarkan Peningkatan Skill bagi Pekerja yang Terkena PHK
-
Bupati Kepulauan Seribu Canangkan Gerakan Wajib BPJS Ketenagakerjaan
-
Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat LinkAja
-
Gugatan Pra Peradilan PT KDH yang Langgar Aturan Ketenagakerjaan Ditolak
-
Atlet SUP Id BPJAMSOSTEK Kembali Raih Prestasi di Singapore Ocean Cup
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan