Suara.com - PT Bank Mandiri Tbk (Persero) secara resmi menunjuk Royke Tumilaar menjadi Direktur Utama menggantikan Kartika Wirjoatmodjo yang diangkat menjadi Wakil Menteri BUMN.
Keputusan tersebut merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan di Plaza Mandiri, Jakarta pada Senin (9/12/2019).
"Pemegang saham, kompak mengangkat Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas.
Rohan menambahkan bahwa, Bank Mandiri memiliki sistem pengembangan sumber daya manusia yang sangat baik sehingga suksesi kepemimpinan seluruhnya berasal dari internal.
"Hal ini menjadi motivasi kami untuk terus tumbuh secara konsisten dan memberikan kontribusi positif, baik dari sisi bisnis maupun sumber daya manusia, untuk kemajuan industri keuangan dan ekonomi Indonesia ke depan,” kata Rohan.
Untuk menjaga dinamika ekonomi serta melihat berbagai peluang di tengah ketatnya kondisi perekonomian global, pemegang saham mengangkat Chairman Mandiri Institute yang juga Menteri Keuangan Republik Indonesia periode 2013-2014, Muhamad Chatib Basri, sebagai Wakil Komisaris Utama.
Pemegang saham pun sepakat mengangkat Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama. Kartika yang sebelumnya menjabat Direktur Utama, akan memastikan seluruh corporate plan yang sudah dirancang dapat terealisasi dengan baik. Selain itu, Kartika Wirjoatmodjo juga akan memastikan rencana ekspansi regional perseroan berjalan dengan baik serta melakukan restrukturisasi kredit-kredit besar di BUMN.
Dengan demikian, susunan direksi perseroan menjadi sebagai berikut: Direktur Utama Royke Tumilaar, Wakil Direktur Utama Sulaiman Arif Arianto, Direktur Consumer & Retail Transaction Hery Gunardi, Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Information Technology Rico Usthavia Frans, Direktur Treasury, International Banking & SAM Darmawan Junaidi, Direktur Corporate Banking Alexandra Askandar, Direktur Kepatuhan dan SDM Agus Dwi Handaya, Direktur Hubungan Kelembagaan Donsuwan Simatupang, Direktur Commercial Banking Riduan, Direktur Keuangan dan Strategi Silvano Winston Rumantir serta Direktur Operations Panji Irawan.
Sedangkan susunan komisaris perseroan menjadi: Komisaris Utama Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Komisaris Utama Muhamad Chatib Basri, Komisaris Independen Mohamad Nasir, Komisaris Independen Robertus Bilitea, Komisaris Independen Makmur Keliat, Komisaris Ardan Adiperdana, Komisaris R Widyo Pramono dan Komisaris Rionald Silaban.
Baca Juga: Royke Tumilar dan Hery Gunardi Disebut-sebut Bersaing Jadi Bos Bank Mandiri
“Kami meyakini jajaran pengurus yang telah ditetapkan pemegang saham adalah individu-individu terbaik yang akan mampu berkolaborasi dalam mengembangkan bisnis perseroan, khususnya di segmen korporat dan retail, sesuai mandat pemegang saham. Pengurus baru juga optimis akan dapat melaksanakan fungsi perseroan sebagai agen pembangunan dan agen pencipta nilai secara berkelanjutan guna meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan Indonesia,” kata Rohan.
Berita Terkait
-
Royke Tumilar dan Hery Gunardi Disebut-sebut Bersaing Jadi Bos Bank Mandiri
-
Menteri Erick Thohir Tunjuk Chatib Basri Jadi Wakil Komut Bank Mandiri
-
Tebar Optimisme ke Nasabah Kelas Kakap, Mandiri Gelar Market Outlook
-
Alasan Bank Mandiri Ogah Bikin Lagi Lomba Lari Internasional di Jakarta
-
2 Sosok Ini Disebut Cocok Jabat Dirut Bank Mandiri
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z