Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) berencana menambah kuota impor daging asal India guna menurunkan mahalnya harga daging sapi lokal.
Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi mengatakan saat ini harga daging sapi lokal masih di atas Rp 115 ribu per kilogram.
"Engga ada perubahan (harga), lihat di grafik dari Januari sampai sekarang konstan. Tapi kita kan kepengen lebih rendah lagi," kata Kepala BKP Agung Hendriadi saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (26/12/2019).
Maka dari itu kata Agung untuk menekan harga daging sapi lokal, Pemerintah kembali membuka keran impor daging kerbau dari India pada 2020 sebanyak 60 ribu ton. Impor ini untuk program stabilisasi harga.
"Sementara untuk tahun 2020, rencana. Ada rencana impor daging kerbau 60 ribu," kata Agung.
Sementara untuk kuota daging sapi dan kerbau untuk industri kuota impornya kira-kira mencapai 129 ribu.
Ia mengatakan alokasi impor 60 ribu ton daging kerbau 2020 untuk penugasan kepada Perum Bulog. Pemerintah memang mengurangi alokasi impor daging kerbau India karena tahun ini realisasi di bawah kuota.
"Tahun ini realisasinya sudah ada 80 ribu ton daging kerbau," katanya.
Baca Juga: Daging Kerbau Beku Asal India Hancurkan Harga Daging di Jatim
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia
-
TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI
-
Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?
-
Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala
-
B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan
-
Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50
-
Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?
-
Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS
-
MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat
-
Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini