Suara.com - Komisi VI DPR RI hari ini Selasa (4/2/2020) melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah BUMN di sektor pariwisata seperti PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan Ratu Boko (Persero) Borobudur, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan PT Hotel Indonesia Natour (Persero).
Dalam RDP tersebut Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer meminta adanya suntikan modal berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) bagi perusahaannya untuk mengembangkan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas.
"Salah satunya dengan penambahan PMN yang disampikan kepada BUMN," kata Mansoer dalam rapat tersebut.
Mansoer menuturkan, memang dibutuhkan anggaran yang cukup besar untuk mengembangkan KSPN Super Prioritas seperti Kawasan Mandalika, Labuan Bajo dan Kawasan Nusa Dua.
Untuk Kawasan Mandalika sendiri, Mansoer menyebut, membutuhkan anggaran sekitar Rp 5 triliun untuk mengembangkan kawasan tersebut, sementara untuk pengembangan kawasan Labuan Bajo membutuhkan anggaran sebesar Rp 3 triliun.
"Dukungan yang diperlukan support percepatan pembangunan destinasi prioritas, yaitu dalam hal membangun infrastrukturnya. Karena yang paling berat dari membangun Mandalika, Labuan Bajo, Nusa Dua, itu di awal di infrastrukturnya Mandalika bisa Rp 5 triliun lebih, Labuan Bajo Rp 3 triliun lebih," papar Mansoer.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap, dukungan infrastruktur untuk lima KSPN Super Prioritas dapat selesai pada 2020.
Lima KSPN Super Prioritas dengan julukan Bali Baru tersebut antara lain Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. Pengembangan kelima destinasi tersebut ditargetkan selesai akhir 2020 ini.
Baca Juga: Kunjungan Turis Tak Capai Target, DPR Panggil BUMN Sektor Pariwisata
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Drama 10 Gol, Inggris Juara 3 Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Prancis
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 19 Juli 2026: Pintu Rezeki Terbuka Lebar
-
Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?
-
Solusi Finansial WNI di Taiwan, BRImo Hadir Permudah Transaksi Lintas Negara
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu