Suara.com - Pembangunan rumah susun (Rusun) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Yogyakarta telah mencapai 92,416 persen. Diperkirakan pekerjaan konstruksi bangunan rusun akan rampung akhir Juli 2021.
"Saat ini progres sudah mencapai realisasi sebesar 92,416 % dan harus selesai sebelum akhir Juli tahun ini,” tutur Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III, Mochamad Mulya Permana dalam keterangannya pada Mingu, (6/6/2021).
Kata Mulya, pembangunan rusun tersebut dapat berjalan dengan lancar berkat adanya sinergi yang baik juga antara Kementerian PUPR dan pemerintah daerah setempat.
Rusun yang rencananya diperuntukkan bagi ASN BBWS Serayu Opak Kementerian PUPR ini, terdiri dari 6 lantai dengan type-45. Anggaran yang disediakan adalah sebanyak Rp52,960 miliar.
Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Khalawi Abdul Hamid menjelaskan, pembangunan rusun bagi para ASN ini, untuk mendukung hunian yang layak bagi mereka. Makanya, rusun yang dibangun ini menggunakan material yang baik dan didesain sekelas apartemen.
"Jadi tidak hanya sekedar layak namun nyaman untuk dihuni," tuturnya saat meninjau pembangunan rumah susun di Yogyakarta siang kemarin.
Menurut Khalawi, pembangunan hunian vertikal ini selain sebagai sarana hunian bagi ASN, juga menepis stigma rumah dinas yang punya desain old-fashioned dan kurang nyaman untuk ditinggali.
Sementara itu, Kepala Satker Penyediaan Perumahan D.I. Yogyakarta, M. Arifman didampingi PPK Rumah Susun dan Rumah Khusus, Ahmad Fahmi mengungkapkan, pihaknya telah menerjunkan petugas dari Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi D.I. Yogyakarta untuk mendukung pelaksanaan pebangunan rusun ini.
"Program pembangunan Rusun ASN yang direncanakan selesai bulan Juli ini hanya tinggal menunggu proses finishing dan melengkapi meubelair nya saja," tutupnya.
Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun 15 Rusun untuk Dukung PON XX Papua 2021
Berita Terkait
-
Selesai Dibangun, Santri Darul Hikmah di Jatim Kini Bisa Tinggal di Rusun
-
Ditargetkan Rampung Oktober 2021, PUPR Bangun Rusun untuk TNI AD Gorontalo
-
Tinjau Huntap untuk Korban Bencana di Sulteng, Ini Harapan Doni Monardo
-
Basuki Hadimuljono : Program Padat Karya Penting untuk Kurangi Pengangguran
-
Ada 44 Unit, Rusun ASN di Tanjung Selor Siap Dihuni
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar