Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mensosialisasikan talent corner di Surakarta, Jawa Barat. Ini untuk memberdayakan dan meningkatkan peran talenta muda dalam pembangunan, khususnya di bidang ekonomi.
"Berbagai tahapan komprehensif perlu dilakukan dalam pemetaan talenta, pengembangan skill, dan match making yang mempertemukan talenta muda dengan komunitas serta jaringan profesional agar dapat berkolaborasi bersama," kata Plt Direktur Bina Standardisasi Kompetensi Dan Program Pelatihan Binalatvoktas Kemnaker, Muchtar Aziz, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pemetaan Potensi Kebutuhan Talenta Muda dan Talent Talks di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (11/6/2021)
Muchtar Aziz mengatakan, Kemnaker berkomitmen untuk terus memfasilitasi talenta-talenta muda melalui pengembangan kewirausahaan serta peningkatan pelatihan sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan diberdayakannya talenta muda, tutur Dirjen Budi, maka angka pengangguran dari kalangan pemuda dapat ditekan.
Sebagaimana diketahui, saat ini tingkat pengangguran anak muda di Indonesia masih termasuk yang tertinggi dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya seperti Filipina, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia.
Oleh karena itu, menurut Muchtar Aziz, pengembangan talenta muda ini dilakukan dengan cara mengidentifikasi minat dan potensi diri melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan.
"Ini terjadi karena kurangnya relevansi ketrampilan yang dihasilkan dengan permintaan pada pasar kerja. Sehingga pemataan melalui Talent Corner ini diharapkan dapat menekan mismatch tersebut," tutur Muchtar Aziz.
Dalam kesempatan ini, Muchtar Aziz juga mengapresiasi keterlibatan Talent Hub Kemnaker dalam pelaksanaan FGD dan Talent Talks kali ini.
“Talent Hub sebagai salah satu platform sistem informasi ketenagakerjaan dalam mendukung peningkatan produktivitas bagi talenta-talenta muda yang kreatif,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BLK Surakarta, Teguh Sulitiyono mengatakan, hasil dari FGD dan Talent Talks ini nantinya akan menjadi masukan dalam merancang program-program Talent Corner yang tepat sasaran. Selain itu FGD dan Talent Talks ini juga untuk menyosialisasikan program Talent Corner yang mengangkat topik keprofesian di masa depan, entrepreneurship, dan industri kreatif dari berbagai sudut pandang.
Baca Juga: Klaim Berhasil Kurangi Pengangguran, SBY: Disertasi Saya Jadi Bagian Ekonomi Negeri
"FGD dan Talent Talks yang berlangsung tanggal 10-11Juni 2021 ini diharapkan dapat meningkatan kesadaran publik mengenai Talent Corner dalam mendapatkan data jaringan talenta muda sebagai sasaran program Talent Corner Tahun 2021," kata Teguh.
Setelah Kota Surakarta, FGD Pemetaan Potensi Kebutuhan Talenta Muda dan Talent Talks ini juga akan diadakan di kota Padang, Medan, Samarinda dan Banyuwangi.
Turut hadir dalam FGD ini Managing Director Talent Hub Kemnaker, Ahmad Lutfi; Perwakilan Pemda Kota Surakarta; dan Talent Hub Kota Surakarta.
Berita Terkait
-
Pengangguran Tertinggi di Jawa Timur Ada di Kabupaten Sidoarjo, Kok Bisa?
-
Kemnaker akan Beri Pelatihan Vokasi bagi Karyawan Giant yang Terkena PHK
-
Terima Kunjungan Kehormatan, Menaker Apresiasi Peran PMI di Qatar
-
Kemnaker Pastikan akan Kawal Rencana PHK Karyawan Giant
-
Kemnaker Apresiasi Presiden KSPI yang Minta Hentikan Boikot terhadap Indomaret
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?