Suara.com - Kementerian Keuangan melakukan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk menjadi tempat magang bagi para mahasiswanya.
Dengan kerjasama ini diharapkan para mahasiswa tersebut mengetahui secara pasti seluk beluk dalam mengurus anggaran negara.
"Ini adalah solusi supaya generasi-generasi muda, terutama yang sekarang sedang belajar di dalam kampus atau perguruan tinggi memahami mengenai sebuah pemahaman dasar mengenai mengurus negara dari sisi keuangan," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara 'Edukasi Kementerian Keuangan untuk Membangun Generasi Unggul' Jumat (3/9/2021).
Untuk tahap awal ini Kementerian Keuangan telah melakukan kerjasama dengan tiga perguruan tinggi yakni Universitas Padjajaran, Universitas Pembangunan Nasional dan Universitas Jember.
Sri Mulyani menuturkan kegiatan magang ini diharapkan dapat membangun perspektif baru terhadap dunia pendidikan.
"Ini saya harapkan akan memberikan juga semangat dan motivasi, pertama untuk kampus yaitu para rektor dan para dekan terutama para pengajarnya para dosennya. Anda sekarang semua akan dibuka perspektifnya bahwa belajar itu nggak selalu di kampus," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari