Suara.com - Kementerian Keuangan melakukan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk menjadi tempat magang bagi para mahasiswanya.
Dengan kerjasama ini diharapkan para mahasiswa tersebut mengetahui secara pasti seluk beluk dalam mengurus anggaran negara.
"Ini adalah solusi supaya generasi-generasi muda, terutama yang sekarang sedang belajar di dalam kampus atau perguruan tinggi memahami mengenai sebuah pemahaman dasar mengenai mengurus negara dari sisi keuangan," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara 'Edukasi Kementerian Keuangan untuk Membangun Generasi Unggul' Jumat (3/9/2021).
Untuk tahap awal ini Kementerian Keuangan telah melakukan kerjasama dengan tiga perguruan tinggi yakni Universitas Padjajaran, Universitas Pembangunan Nasional dan Universitas Jember.
Sri Mulyani menuturkan kegiatan magang ini diharapkan dapat membangun perspektif baru terhadap dunia pendidikan.
"Ini saya harapkan akan memberikan juga semangat dan motivasi, pertama untuk kampus yaitu para rektor dan para dekan terutama para pengajarnya para dosennya. Anda sekarang semua akan dibuka perspektifnya bahwa belajar itu nggak selalu di kampus," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut