Suara.com - Sampah jadi berkah. Inilah yang mungkin ada dibenak para ibu di sekitar Perumahan Kedasih, Desa Mekarmukti- Kecamatan Cikarang Utara. Di mana mereka melakukan inisiasi untuk membentuk bank sampah yang bernama Bank Sampah Dahlia.
Harapannya, bisa tercipta lingkungan yang sehat, rapi, dan bersih. Bahkan juga bisa memberikan penghasilan tambahan dengan menyetorkan sampah yang sudah dipilah ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah.
Melihat kondisi tersebut, Jababeka mendukung pendirian bank sampah tersebut. Itu karena sejalan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) Jabat Lingkungan, yang berupaya melestarikan lingkungan di sekitar kawasan. Adapun bantuan yang diberikan Jababeka berupa paket perlengkapan pendirian bank sampah, seperti timbangan, buku tabungan dan tong sampah.
Sementara itu para anggota Bank Sampah Dahlia melakukan sosialisasi pemilahan sampah organik dan anorganik. Di samping itu, pihak Bank Sampah Dahlia juga memulai Gerakan Rumah Minim Sampah. Di mana para anggota akan memilih sampah organik dan bukan organik yang dihasilkan oleh masing-masing rumah.
Erva Ma’rifah, Ketua Bank Sampah Dahlia, menjelaskan, nantinya sampah organik akan diangkut oleh Jamaggo setiap seminggu sekali.
“Jamaggo ini sendiri merupakan unit usaha Jababeka dalam mengelola sampah organik dengan maggot,” kata Erva ditulis Senin (1/11/2021).
Erva pun berharap dengan hadirnya Bank Sampah Dahlia bisa meningkatkan kesadaran warga sekitar untuk mulai memilah sampah dari rumah. Sehingga lingkungan di sekitar pun menjadi rapi, bersih dan sehat.
Hal itu karena, kata Evra, tak dipungkiri sampah yang semakin banyak perlahan akan memunculkan banyak masalah, sehingga diperlukan pengolahan sampah agar dampak negatif sampah bisa dikelola.
Tak lupa ia mengapresiasi bantuan dari Jababeka. Hal itu karena membuat pihaknya bisa lebih cepat mendirikan bank sampah dan melakukan Gerakan Rumah Minim Sampah.
Baca Juga: Efek Pandemi, Hanya 78 Bank Sampah yang Masih Beroperasi di Balikpapan
“Bantuan perlengkapan dari Jababeka sangat berguna. Menjadi penyemangat kami untuk mempromosikan bank sampah ini sehingga dapat terus berkembang dan bermanfaat buat lingkungan sekitar kami,” terang Erva.
Harapan yang sama rupanya juga disampaikan oleh Tjahjadi Rahardja selaku Wakil Direktur Utama PT Jababeka Tbk. Ia amat mendukung gerakan ini karena bisa berdampak positif bagi masyarakat sekitar Cikarang, khususnya masyarakat di sekitar Perumahan Kedasih.
“Kami menyambut baik kegiatan-kegiatan seperti ini. Peningkatan kesadaran pengelolaan sampah yang di mulai dari rumah dapat memberi efek besar bagi kelestarian lingkungan apabila menjadi suatu gerakan yang terus berkembang dan berkelanjutan,” tutup Tjahjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Harga Batu Bara Meroket Imbas Kebijakan China, Menuju Harga Tertinggi?
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Menteri PU: Tidak Ada Lagi Kabupaten/Kota Terisolasi Akibat Banjir Sumatera
-
Harga Makin Naik, Gen Z dan Milenial Kompak Borong Beli Emas
-
DBS: Ekonomi AS Bakal Masuki Era Baru, Utang Bakal Tinggi
-
Laporan Korban Makin Banyak, Ini Metode Penipuan Paling Rentan di Sektor Keuangan
-
Aliran Uang PT Dana Syariah Indonesia Diduga Masuk ke Rekening Direksi
-
Cadangan Hidrokarbon Ditemukan di Sumur Mustang Hitam, Riau
-
OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi
-
Dorong Melek Keuangan, Pelajar Dibidik Buka Tabungan