Suara.com - Indonesia telah melewati gelombang pertama dan kedua Covid-19 dan kini optimisme masyarakat terhadap prospek perekonomian sangat tinggi. Optimisme ini merupakan modal berarti bagi ekonomi Indonesia untuk mulai rebound tahun ini.
Hal ini mengemuka dalam Indonesia Industry Outlook #IIO2022, yang diselenggarakan secara daring di Jakarta, Rabu (9/2/2022).
"Dengan konsumen yang kian optimistis terhadap bakal berakhirnya pandemi, maka hal ini merupakan modal berarti bagi ekonomi Indonesia untuk mulai rebound di tahun 2022 ini," kata Yuswohady, Founding Chairman Indonesia Industry Outlook (IIO).
Dengan fakta ini, berarti pada 2022, konsumen Indonesia sudah siap untuk beraktivitas kembali seperti sebelum pandemi dan mulai berani melakukan spending, termasuk untuk durable goods dan barang bernilai besar.
#IIO2022 mencoba mengungkap perubahan-perubahan yang terjadi di 25 industri/pasar berdasarkan survei yang dilakukan akhir Desember 2021 terhadap 770 responden di 10 kota utama di Indonesia.
"Kami juga melakukan riset digital monitoring dengan mengumpulkan percakapan-percakapan di media sosial untuk mengetahui sentimen dari berbagai isu di 25 industri. Hasil riset ini diwujudkan dalam laporan berjudul 10 Megashifts in the 25 Hottest Industries Post-Pandemic," ujar Yuswohady.
Menurut survei, sebanyak 66,5% responden merasa yakin, kondisi keuangan akan pulih pada pertengahan tahun 2022 dan sebanyak 74,8% responden yakin, pandemi bakal berakhir di pertengahan tahun 2022.
Walaupun varian baru Covid-19 Omicron masuk ke Indonesia, yang menandai adanya gelombang ketiga, namun hal ini tidak membuat optimisme konsumen Indonesia menurun. Publik tidak mengalami kekhawatiran yang berlebihan, karena sudah berpengalaman menghadapi varian Delta.
Berdasarkan hasil riset Inventure-Alvara, sebanyak 26,2% responden yakin bahwa varian Omicron tidak lebih menular dan tidak lebih mematikan. Hal ini berarti responden merasa lebih siap hidup berdampingan dengan pandemi.
Baca Juga: Tahun 2021, Ekonomi Indonesia Tumbuh 3,69 Persen Target Pemerintah Meleset
Kondisi ini semakin didukung dengan suksesnya program vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah, yang membuat risiko kematian akibat Covid-19 makin rendah dan herd immunity semakin cepat terbentuk.
Berita Terkait
-
Gubernur Anies Baswedan: Angka Kematian Saat Ini Tak Separah Gelombang Kedua Covid-19
-
Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Tak Mampu Selamatkan Ekonomi Indonesia Pada Tahun 2021
-
Ekonomi Indonesia Tahun 2021 Tumbuh 3,69 Persen, Tebakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Tepat
-
Ekonomi Indonesia 2021 Tumbuh 3,69 Persen, Menko Airlangga: Didorong Pulihnya Sektor Industri dan Perdagangan
-
Ekonomi Indonesia Tahun 2021 Tumbuh 3,69 Persen, Stimulus Anggaran PEN Dinilai Gagal Total
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Premi Asuransi Migas Menyusut Rp100 Miliar pada 2025
-
Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman
-
Megawati Soekarnoputri Muncul di Daftar Pemegang Saham Sentul City (BKSL), Kempit 1,97 Miliar Lembar
-
THR 2026 Kena Pajak, Kok Bisa?
-
Gempur Pasar Modal, Transaksi Aplikasi Investasi Ini Tembus Rp107 T Bulan Lalu
-
Mudik Gratis Naik Kereta! Kemenhub Buka 28 Ribu Tiket Motis Lebaran 2026
-
Isu Deforestasi, Pemerintah Yakinkan Buyer Jepang Soal Wood Pellet Gorontalo
-
SKK Migas Ungkap Potensi Besar Asuransi di Balik Agresivitas Pengeboran
-
Memahami Arsitektur Pasar Kripto Indonesia: Antara Bursa Kripto CFX dan ICC
-
Industri Kripto Tumbuh, Ini Daftar Anggota Bursa Kripto CFX per Februari 2026