Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menghadirkan Pesta Rakyat Simpedes 2022. Acara ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan untuk mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mengembangkan pasar mereka.
Division Head of Micro Business Development BRI, Fita Arisanti mengatakan, perseroan menargetkan dapat menghimpun dana hingga Rp1 triliun dari acara yang akan berlangsung hingga Desember 2022 ini.
"Kurang lebih target dana yang kami ekspektasikan bisa dihimpun lebih dari Rp1 triliun dari masyarakat untuk nanti bisa kami deliver kembali dalam bentuk layanan-layanan pembiayaan perbankan lainnya," tutur Fita dalam Konferensi Pers Pesta Rakyat Simpedes 2022, di Sarinah, Jakarta Pusat pada Rabu, (15/6/2022).
Perlu diketahui, Pesta Rakyat Simpedes akan digelar di 379 titik yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Pulau Sumatra hingga Pulau Papua. Titik utama pelaksanaan Pesta Rakyat Simpedes 2022, di antaranya Malang, Medan, Semarang, Tasikmalaya, Palembang, Bandar Lampung, Bandung, Makassar, Sidoarjo, Denpasar dan Sleman.
Kemudian pagelaran territorial di 14 titik yakni, Karawang, Samarinda, Tangerang, Jember, Kediri, Madiun, Gresik, Bone, Palu, Bukittinggi, Tegal, Pati, Purwokerto, dan Solo Kartasura. Sementara itu, 354 titik lainnya akan diselenggarakan di tingkat Kantor Cabang BRI yang tersebar di 354 kota/kabupaten/kecamatan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari mengatakan, lewat Pesta Rakyat Simpedes, BRI ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya nasabah Tabungan BRI Simpedes untuk dapat Pede berkarir, Pede berelasi dan Pede dalam mengelola keuangan. Oleh karena itu, BRI menargetkan 1,9 juta para pelaku UMKM baru bergabung dengan BRI.
"Dengan adanya PRS, tahun ini kami targetkan ada 1,9 juta pelaku UMKM baru dan 1 juta lainnya bisa naik kelas," tuturnya.
Supari menambahkan, gelaran Pesta Rakyat Simpedes akan hadir dengan membawa 6 pilar utama yakni, Pasar, Pojok X’sis, Peduli, Pawai, Panen, dan Panggung. Masing-masing dari keenam pilar utama ini menyajikan rangkaian keseruan kegiatan yang berbeda-beda, mulai dari bazar UMKM, area foto, games, penampilan para musisi ternama, hingga workshop yang menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif.
Baca Juga: Pesta Rakyat Simpedes Siap Ciptakan UMKM Pede Memimpin Perubahan
Berita Terkait
-
Pesta Rakyat Simpedes Siap Ciptakan UMKM Pede Memimpin Perubahan
-
Menteri Teten: Predatory Pricing Oleh E-commerce Matikan Daya Saing UMKM
-
Mayoritas UMKM Sudah Gunakan Uang Elektronik
-
Ganjar: Penggunaan Produk Dalam Negeri di Jawa Tengah Sudah Mencapai Rp2,7 Triliun
-
Transformasi Kementerian BUMN Membuat BRI Mampu Hasilkan Laba Senilai Rp126 Triliun
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z