Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini diprediksi kembali mendatagkan cuan, pasalnya indeks berpotensi menguat di akhir pekan ini.
Berdasarkan analisis organisasi research and trading saham, WH Project, laju IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi melanjutkan penguatannya.
" IHSG berhasil mempertahankan demand zone, sehingga pergerakannya berpotensi untuk melanjutkan penguatan," kata analis WH Project, William Hartanto, dalam riset hariannya Jumat (3/2/2023).
Dia mengatakan, pada transaksi dalam beberapa hari terakhir masih terjadi net sell asing, namun kondisi ini dinilai belum mengkhawatirkan. "Sebenarnya tidak terlalu bermasalah, karena net sell yang terjadi masih tipis," ucapnya.
Menurut William, sejauh ini pergerakan IHSG masih memungkinkan untuk bergerak naik hingga ke resistance 6.950. Tekanan pada saham-saham sektor teknologi yang terjadi sebelumnya berpotensi rebound hari ini.
"Hari ini kami memproyeksikan IHSG bergerak mixed cenderung menguat dalam range 6.800-6.950. Pergerakan diperkirakan mixed, karena adanya kemungkinan tekanan jual pada sektor energi," papar William.
Dia menyebutkan, pada perdagangan hari ini WH Project merekomendasikan pelaku pasar agar mengakumulasi pembelian saham GOTO, BFIN dan ASII.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Awal Tahun 2026, Lebih dari 20 Ribu Wajib Pajak Sudah Lapor SPT via Coretax
-
Inflasi Tahun 2025 Tembus 0,64%, Harga Pangan dan Emas Jadi Pemicu Utama
-
Dekarbonisasi Jadi Syarat Mutlak Industri Manufaktur RI Tembus Pasar Ekspor
-
Penangkapan Presiden Venezuela Bisa Guncang Pasar Kripto, Ini Alasannya
-
Demi Coretax, Purbaya Izinkan Ditjen Pajak Perbanyak Jabatan Baru
-
IHSG Meroket ke Level Tertinggi, Apa Saja Saham yang Cuan?
-
Bali Dituding Sepi, Begini Data Pelancong Asing di RI
-
GOTO Diborong BlackRock dan Vanguard, Target Harga Saham Capai Rp 100 Tahun Ini?
-
Bandara IKN Kini Tak Hanya Layani VVIP, Tapi Bisa Penerbangan Komersial
-
Rupiah Masih Suram di Awal Pekan Ini, Merosot ke Level Rp 16.740