Suara.com - Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Perencanaan Strategis Yudo Dwinanda Priaadi mengatakan mengurangi emisi batu bara menjadi salah satu peta jalan menuju energi bersih.
Pemerintah telah mencanangkan target emisi nol bersih (net zero emission/NZE) pada 2060 atau lebih cepat.
"Road map sudah ada dan kami tentu akan mendetilkan lagi dengan menyiapkan rencana tahunan seperti apa dan garis besarnya yang paling penting salah satunya adalah dengan mengurangi emisi batu bara," kata Yudo dikutip dari laman esdm.go.id, pada Kamis (8/6/2023).
Hal ini ia sampaikan saat hadir di acara Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk "Ekosistem Menuju Energi Bersih" di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta, Senin (5/6/2023).
Dalam kesempatan yang sama ia juga menyampaikan, tahapan penting lainnya dengan penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT). Indonesia memiliki potensi sumber energi yang besar seperti surya, hidro, hingga panas bumi. Selain itu, yang juga tak kalah penting dengan mengurangi pemakaian energi yang digunakan saat ini.
"Satu hal yang bisa setiap orang lakukan dalam upaya untuk mengurangi pemakaian energi adalah dengan efisiensi energi sehingga kita bisa lebih hemat energi seperti dengan mematikan AC dan lampu ketika meninggalkan ruangan. Perubahan perilaku ini itu hal yang penting dalam melakukan transisi energi menuju NZE," ucap Yudo.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa transisi energi dalam pemahaman global juga harus mempertimbangkan hal utama, yakni menjaga ketahanan energi masing-masing, di mana ketahanan energi tidak terganggu akibat pergeseran energi fosil menjadi energi hijau.
"Transisi energi juga harus mempertimbangkan affordability harga sehingga harga energi juga harus terjangkau oleh masyarakat," ujarnya.
Ia mengungkapkan pemerintah saat ini sedang membuat regulasi untuk pemanfaatan energi bersih dan diharapkan pada 2023 ini bisa selesai, yakni Undang-Undang Energi Baru Energi Terbarukan (UU EBET). UU tersebut akan menjadi landasan utama untuk Indonesia bisa melakukan transisi energi lebih cepat.
Baca Juga: Harga Batu Bara Anjlok, Harta Orang Kaya RI Low Tuck Kwong Ikutan Ambruk
Selain itu, kebijakan rencana umum energi daerah (RUED) yang sudah ada akan direvisi untuk menyesuaikan dengan perkembangan yang ada, baik teknologi maupun kebijakan seperti target NZE 2060 yang sebelumnya belum ada.
"Kami juga melihat beberapa energi baru yang kita perlukan, misalnya ialah hidrogen sebagai alternatif bahan bakar di masa depan, kemudian amonia yang belum dimanfaatkan, kami juga mempertimbangkan yang masih kami kaji sekarang untuk memanfaatkan nuklir tetapi nanti kami lihat itu karena sangat khusus penanganannya," ucap Yudo.
Tag
Berita Terkait
-
Pertamina Klaim Turunkan 31 Persen Emisi Karbon
-
HSBC Indonesia Beri Pinjaman Rp50 Miliar ke Blue Bird
-
Berpotensi Tekan Emisi 6,9 Juta Ton CO2, Pemerintah Percepat Penggunaan Kendaraan Listrik
-
Duo Hartono Salip Lagi Raja Batu Bara RI Low Tuck Kwong dalam Daftar Orang Terkaya Indonesia
-
Harga Batu Bara Anjlok, Harta Orang Kaya RI Low Tuck Kwong Ikutan Ambruk
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan