Suara.com - Pascapandemi, banyak masyarakat yang tampaknya mulai kembali pada kebiasaan belanja offline. Mal dan supermarket kembali dipenuhi oleh para pengunjung yang ingin kembali merasakan terhubung langsung dengan barang yang mereka beli.
Hal ini pun menimbulkan pertanyaan baru pada para seller atau penjual di e-commerce, bagaimana caranya agar dapat tetap relevan dan menciptakan peluang bisnis di fase ini?
Ninja Xpress bersama Geopost mengumpulkan tanggapan dari lebih dari 1.500 pembeli online dan melakukan wawancara mendalam kepada lebih dari 65 pembeli online di Indonesia sepanjang akhir tahun 2022 untuk memberikan gambaran tentang pembeli online di Indonesia
Ditemukan bahwa di fase pascapandemi ini, pertumbuhan akan datang dari segmen pembeli online (e-shoppers) yang sudah terbiasa terus menerus berbelanja online, yang disebut sebagai e-shopaholics.
Dalam riset yang dipaparkan dalam acara konferensi pers Suara UKM Negeri Vol.3, ditemukan bahwa seorang e-shopaholics memiliki ciri, di antaranya berbelanja online dua kali lebih banyak dari rata-rata pembelanja online, serta mampu menavigasi platform omnichannel dengan sangat baik.
Hasil riset kemudian membagi e-shopaholics menjadi 4 karakter berbeda, yaitu;
- Impressionable, pembelanja yang sangat dipengaruhi oleh media sosial dan influencer.
- Invested, pembelanja yang menghabiskan banyak waktu untuk riset produk melalui ulasan di berbagai platform.
- Savvy, pembelanja yang menggunakan berbagai jenis platform untuk membandingkan produk yang akan dibeli.
- Loyal, pembelanja yang memiliki standar jauh lebih tinggi dalam berbelanja.
Berdasarkan hasil riset di atas, Ninja Xpress berharap dapat memberikan penjelasan mengenai keberadaan e-shopaholics ini untuk mempersiapkan para UKM Indonesia dalam memasuki perjalanan e-commerce berikutnya.
Berikut adalah solusi yang bisa dilakukan UKM untuk meraih keempat e-shopaholics di atas:
- Impressionable: brand memiliki strategi media sosial yang kuat, tampil beda dari yang lain dengan konten media sosial dan penggunaan influencer.
- Invested: membangun reputasi agar mendapat review bintang 5.
- Savvy: menggunakan berbagai platform belanja untuk memastikan semua pelanggan mendapatkan akses membeli produk.
- Loyal: membangun situs web yang bagus, pengiriman cepat, dan terus lakukan pengembangan produk.
Ninja Xpress sebagai perusahaan jasa pengiriman menegaskan kembali komitmennya untuk memahami lanskap yang terus berubah dalam rangka memberikan solusi pengiriman tanpa kerumitan kepada para penjual e-commerce yang dapat meningkatkan bisnis UKM.
Melalui creative business solutions, Ninja Xpress memberikan layanan photo video product, endorsement, hingga live selling di berbagai platform yang dapat menjawab kebutuhan akan Impressionable, Invested, dan Savvy pada e-shopaholics. Layanan Creative business solutions ini dapat dilakukan tanpa berbayar untuk UKM yang mengirimkan barang melalui Ninja Xpress.
Selain itu, ada pula layanan Sellercraft, alat manajemen pesanan online, guna memastikan bahwa bisnis UKM tidak akan pernah kehilangan pesanan atau pelanggan dengan satu akun untuk berbagai platform.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?