Suara.com - Pegiat Bitcoin tentu tidak lagi asing dengan istilah Bitcoin Halving. Hal yang terjadi secara periodik ini merupakan sebuah fenomena tersistem, yang dilakukan guna menjaga nilai dari Bitcoin itu sendiri. Terkait dengan pengertian Bitcoin Halving dan kapan terjadinya, Anda dapat cermati di artikel singkat ini.
Tentu saja artikel ini tidak bermaksud untuk mengajari pegiat Bitcoin, namun lebih kepada membagikan informasi. Nantinya Anda yang membaca artikel ini sangat direkomendasikan untuk memperdalam ulasan pada artikel terkait, yang fokus pada bidang kripto.
Pengertian Bitcoin Halving
Bitcoin Halving adalah peristiwa di mana hadiah dari aktivitas penambangan satu blok Bitcoin akan dibagi dua. Hal ini terjadi setiap 210.000 blok, sehingga dapat mencapai batas maksimum sebanyak 21 juta blok.
Dalam prosesnya penambang Bitcoin akan mendapat imbalan ketika berhasil melakukan aktivitas menambah blok baru dalam jaringan blockchain. Penambahan blok baru ini akan dilakukan dengan memecahkan teka-teki kriptografi yang berupa operasi matematika rumit.
Imbalan juga akan diperoleh ketika penambang berhasil memverifikasi transaksi yang dilakukan oleh user. Semakin besar dan sulit transaksi yang dilakukan, maka imbalan yang didapat juga akan semakin besar.
Halving ini kemudian dilakukan guna mengurangi laju penambahan total koin baru dan menurunkan pasokan Bitcoin yang beredar dalam rangka menjaga inflasi nilainya.
Perlu diingat, imbalan yang didapat ini sifatnya tidak permanen. Ketika terjadi halving, imbalannya akan dipotong sehingga nilai Bitcoin tetap terjaga.
Kapan Bitcoin Halving
Baca Juga: Data Inflasi AS Berpotensi Picu Harga Bitcoin Semakin Meroket
Bitcoin Halving sendiri sudah terjadi sebanyak tiga kali sebelumnya. Pertama di 28 November 2012 lalu, ketika hadiah koin untuk penambang adalah 25 BTC, kemudian kedua pada 9 Juli 2016 yang hadiahnya menjadi setengahnya.
Di tahun 2020 lalu halving terjadi pada 11 Mei, dan menjadikan hadiah koin untuk penambang sebesar 6,25 BTC. Artinya, halving akan kembali terjadi dan mengurangi hadiah koin untuk penambang per koin menjadi 3,125 BTC.
Tapi kapan hal ini akan terjadi?
Jika mengacu pada siklus empat tahunan, maka idealnya Bitcoin Halving akan terjadi pada 2 Maret 2024 mendatang. Untuk itu, investor dan trader harus waspada dan mempersiapkan strategi terbaik untuk menghadapinya.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Bursa Kripto Diresmikan, BTC Hingga XRP Jadi Aset Paling Banyak Ditransaksikan
-
Bagaimana Kekuatan Bitcoin ETF dan Pengaruhnya di Pasar Kripto? Begini Penjelasannya
-
Binance PHK Ribuan Karyawan, Efek Dugaan Pencucian Uang via Kripto?
-
Aplikasi Telegram Resmi Terima Transaksi Menggunakan Kripto
-
Data Inflasi AS Berpotensi Picu Harga Bitcoin Semakin Meroket
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Purbaya Akhirnya Bebaskan Pajak JHT ke 1,64 Juta Pensiunan Usai Diprotes
-
Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.
-
Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat
-
Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026
-
CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal
-
Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008
-
Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun
-
Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya
-
Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan
-
Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang