Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menjadi inspektur upacara kemerdekaan HUT Republik Indonesia ke-78 yang digelar di Simpang Lima, Kota Semarang, Jateng.
Dalam amanatnya, Ganjar menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dari berbagai kalangan dan pekerjaan. Di antaranya para petani hingga buruh.
Kepada petani, Ganjar berterima kasih karena sudah berkontribusi membawa Jateng menjadi penghasil produksi padi terbesar di Indonesia dengan luas panen 1.666.931 hektare pada tahun 2022 dan meningkat di tahun 2021 menjadi 1.696.712 hektare.
“Maka saya menyampaikan terima kasih yang tidak terkira kepada saudara-saudaraku para petani. Dari kerja keras panjenenganlah Jawa Tengah jadi salah satu lumbung pangan Indonesia,” kata Ganjar ditulis Jumat (18/8/2023).
Kemudian Ganjar berterima kasih kepada buruh pabrik yang mendukung ratusan triliun rupiah investasi masuk ke Jateng selama 10 tahun terakhir sampai saat ini.
Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal PTSP Jateng, tahun 2020 realisasi penanaman modal asing (PMA) Jateng mencapai Rp 19,64 triliun dan naik pada tahun 2021 menjadi Rp 21,4 triliun. Hingga triwulan ke-3 tahun 2022, investasi meroket di angka Rp 44,99 triliun.
Di tahun 2023 ini, nilai investasi Jateng pun diprediksi akan terus meningkat. Contohnya di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), nilai investasi dari para investor, baik swasta maupun BUMN mencapai Rp 142 triliun.
“Terima kasih juga saya haturkan kepada saudara-saudaraku para buruh pabrik dengan pengusahanya, kondusifitas dan rembukan yang selama ini kita lakukan berhasil menarik ratusan triliun investasi dalam 10 tahun terakhir,” kata Ganjar.
Tak lupa, Ganjar juga berterima kasih kepada para tokoh agama yang berkontribusi dalam membuat warga Jateng bahagia. Terbukti Indeks kebahagiaan Jateng berada di atas rata-rata indeks kebahagiaan nasional yang di angka 71,49 poin survei terakhir Badan Pusat Statistik (BPS).
Baca Juga: Intip Keseruan Para Buruh di Subang Meriahkan HUT ke-78 RI dengan Menggelar Turnamen Bola Voli
Hal tersebut juga didukung pelayanan berintegritas dan mudah, murah, cepat yang dilakukan para pegawai pemerintahan di Jateng. Sehingga Jateng didaulat menjadi provinsi berkinerja terbaik nasional tahun 2022 oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
“Kepada para nelayan, pengusaha, karyawan, maupun pedagang, terima kasih telah bekerja sebaik-baiknya begitu juga kepada para pekerja profesional, para PNS ASN, TNI Polri, maupun semua yang menjabat di pemerintahan yang telah melakukan tugas dengan penuh tanggung jawab,” kata Ganjar.
Saat ini, Ganjar mengatakan Pemprov Jateng masih terus menggenjot penurunan angka kemiskinan meskipun selama 10 tahun terakhir penduduk miskin sudah berkurang drastis sejak 2013, yakni sebanyak 1 juta jiwa.
“Dan tentu saja kita kemiskinan kita terus genjot, kita turunkan dan penurunan hingga mencapai 1 juta jiwa lebih,” tandasnya.
Dalam momentum HUT RI ke-78 ini, Ganjar berpamitan kepada seluruh masyarakat Jateng. Ganjar mengatakan, seluruh pencapaian selama ini merupakan ikhtiar Pemprov Jateng yang berkolaborasi dengan kekuatan gotong royong masyarakat.
“Kita merayakan bersama, kami ingin menyampaikan terima kasih pada banyak hal. Partisipasi dari seluruh kelompok masyarakat yang luar biasa. Ya membantu, ya menjaga, turut serta merawat, dan berkontribusi,” pungkas Ganjar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?