Suara.com - Usaha Binaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) Sekatup Sari Indonesia, raih penghargaan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2023 kategori Best Small Industry of Traditional Medicine, dari Kementerian Perindustrian RI. Penghargaan diserahkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Pemilik usaha Sekatup Sari Indonesia Hainun, menyampaikan penghargaan ini menjadi penegasan komitmen akan kualitas dan jaminan produk yang terus dijaga pihaknya, sekaligus memberikan kepastian keamanan dan layak konsumsi bagi konsumen.
Produk minuman herbal teh gaharu dan berbagai jenis makanan ringan yang diproduksi Sekatup Sari Indonesia pun dipastikan halal dengan mutu yang terjamin.
Dikatakan Hainun, penghargaan ini semakin memotivasi pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi, agar mampu menempus pasar nasional bahkan ekspor, yang diharap makin berdampak terhadap pengembangan usaha.
"Penghargaan ini sangat berarti dan begitu ditunggu, dan akhirnya usaha kami bisa menjadi salah satu yang terbaik. Ini menjadi pintu pembuka bagi kami untuk terus tumbuh dan bersiap melangkah ke pasar global," papar Hainun, ditulis Selasa (31/10/2023).
Dijelaskannya, seluruh capaian yang saat ini diraih tidak lepas dari peran dan perhatian Pupuk Kaltim, yang sejauh ini terus memberikan pembinaan serta pendampingan.
Sehingga Sekatup Sari Indonesia mampu terus memperbaiki berbagai kekurangan, dengan menghasilkan beragam produk unggulan lokal Bontang untuk menggali pasar potensial.
Sejak awal pembinaan, usahanya difasilitasi beragam kemudahan oleh Pupuk Kaltim. Mulai dari pendampingan pengelolaan usaha, hingga difasilitasi pengurusan berbagai dokumen kelengkapan seperti sertifikasi Halal, sertifikat merek dan paten serta uji BPOM.
Termasuk penguatan kapasitas dengan berbagai dukungan fasilitas penunjang untuk peningkatan tata kelola usaha, guna memberikan jaminan kualitas di tiap produk.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Tanam 7.489 Bibit Pohon Buah Tropika untuk Tekan Emisi Karbon
“Kami terus didorong Pupuk Kaltim menghadirkan produk berkualitas dengan pengolahan yang sesuai standar, guna memberi jaminan kepada konsumen. Komitmen ini yang terus kami pegang untuk menjaga kualitas dan kepercayaan,” terang Hainun.
Dirinya pun menyebut menjadi mitra binaan Pupuk Kaltim sangat berdampak positif terhadap pengembangan Sekatup Sari Indonesia, sehingga usaha yang awalnya dirintis pada skala rumahan mampu tumbuh dan terus berkembang seiring makin tingginya permintaan konsumen.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Pupuk Kaltim atas dukungan yang selama ini diberikan, sehingga lini usaha Sekatup Sari Indonesia mampu naik kelas. Mulai dari pendampingan sertifikasi halal dan sertifikasi lainnya, hingga promosi produk secara nasional dan internasional telah didukung dan difasilitasi dengan baik," papar Hainun.
VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang berhasil diraih Sekatup Sari Indonesia, dan berharap prestasi ini makin memacu semangat usaha untuk lebih berkembang.
Begitu pula dengan jaminan kualitas dan mutu produk yang dihasilkan, diharap dapat terus ditingkatkan guna menjaga kepercayaan konsumen untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
"Selamat kepada Sekatup Sari Indonesia, atas prestasi yang diraih sebagai salah satu industri kecil halal terbaik di Indonesia. Pupuk Kaltim berharap penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus berinovasi agar usaha makin tumbuh dan berkembang," ungkap Sugeng.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu
-
Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo