Suara.com - Emiten tambang PT Indika Energy Tbk (INDY) akan membagikan dividen Tahun Buku 2023 senilai USD30 juta dolar atau setara Rp480 miliar dengan kurs Rp16.000 per dolar.
Itu artinya setiap satu lembar saham INDY bernilai USD0,0057662 dengan nilai tukar berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal atau recording date 20 Mei 2024.
Mengutip pengumuman INDY di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (10/5/2024) investor yang berminat pada dividen tersebut, wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada penutupan bursa tanggal 17 Mei 2024 atau cum dividen pasat reguler dan negosiasi.
Adapun cum dividen pasar tunai akan jatuh pada penutupan bursa tanggal 21 Mei 2024.
Rencananya, INDY akan mengirim dividen tunai dengan total USD30 juta tersebut ke Rekening Dana Nasabah (RDN) investor pada tanggal 5 Juni 2024.
Nilai pembayaran itu setara dengan 25 persen dari laba bersih tahun buku 2023 yang setara USD119,68 juta.
Sedangkan 75 persen dari laba bersih akan dibukukan sebagai laba ditahan guna memperkuat permodalan Perseroan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar