Suara.com - Pemerintah menargetkan Indonesia dapat menjadi negara maju pada tahun 2045. Salah satu syarat untuk mencapai status ini adalah pendapatan per kapita harus mencapai US$30.300 atau sekitar Rp475 juta per tahun. Saat ini, pendapatan per kapita Indonesia masih berada di angka US$4.919,7 atau sekitar Rp75 juta per tahun.
Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM, Riza Damanik, menjelaskan bahwa untuk meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat Indonesia, usaha mikro yang saat ini mendominasi struktur usaha di Indonesia perlu naik ke level kecil dan menengah. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, struktur usaha di Indonesia saat ini didominasi oleh usaha mikro sebesar 99,62%, diikuti oleh usaha kecil 0,30%, usaha menengah 0,06%, dan usaha besar 0,01%.
"Kalau kita mau jadi negara maju, usaha mikro ini harus digeser ke kecil dan menengah," tutur Riza Damanik, dalam keterangan resminya yang diterima Suara.com pada Jumat (17/5/2024)/
Untuk meningkatkan kelas usaha mikro menjadi kecil dan menengah, diperlukan ekosistem industri menengah yang dapat menciptakan lapangan kerja kelas menengah.
Menurut Bank Dunia, kriteria lapangan kerja kelas menengah mencakup pekerjaan dengan penghasilan tinggi, jaminan perlindungan bagi pekerja, sifat inklusif yang memberikan akses bagi wanita, anak muda, dan penyandang disabilitas.
Selain itu, pekerjaan ini membutuhkan sumber daya manusia dengan keterampilan analitis, kognitif, interpersonal, dan digital yang tinggi serta berfokus pada pengembangan sektor industri dan jasa.
Riza Damanik melanjutkan bahwa KemenkopUKM sedang berusaha menciptakan lapangan kerja kelas menengah tersebut. Beberapa program yang mendukung upaya ini antara lain adalah menyediakan rumah produksi bersama, meluncurkan produk minyak makan merah, dan mendorong proses hilirisasi dari berbagai komoditas di daerah dengan membuat kebijakan prioritas pembiayaan untuk sektor riil.
"Itu bagian dari strategi kami untuk memastikan usaha mikro naik ke kecil dan menengah," sambung Riza Damanik.
Ia menambahkan, pihaknya optimis program-program tersebut dapat menekan porsi usaha mikro di struktur usaha Indonesia.
Baca Juga: Rp 7 M Lebih Cuan Dipanen dari Kalteng Expo 2024
"Simulasinya belum ada, tapi kalau kita ingin potong 50% usaha mikro di 2045, berarti setiap periode pemerintahan harus berkurang 5%. Kalau 5% berkurang per periode, harapannya di 2045, usaha mikro 99,62% sebagiannya udah mulai beralih ke kecil dan menengah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kewajiban Sertifikasi Halal Produk UMK Ditunda, Menag: Bentuk Keberpihakan Pemerintah
-
Arief Muhammad Ungkap Tantangan yang Dihadapi Pelaku UMKM: Semua Urusan Ditangani Sendiri
-
Garuda Indonesia Jajakan Produk UMKM Selama Penerbangan
-
Matikan UMKM, Pemprov DKI Diminta Kaji Ulang Pemberian Izin Minimarket di Jakarta
-
Rp 7 M Lebih Cuan Dipanen dari Kalteng Expo 2024
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual
-
Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman
-
Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran
-
IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket
-
Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah
-
Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini
-
Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
-
Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik
-
Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara
-
Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent