Suara.com - Reza Gladys dan Jessica eks SNSD merupakan wanita yang terjun ke dunia usaha sendiri. Apalagi, kedua bisnisnya mereka masih eksis di kancah internasional maupun lokal.
Dalam hal ini Reza Gladys Prettyani Sari atau yang lebih dikenal sebagai Reza Gladys adalah seorang dokter dan pengusaha produk perawatan kulit atau skincare. Dia berasal dari Cianjur, Jawa Barat, dan lahir pada 16 Desember 1988.
Dia mempunyai beberapa brand skincare sendiri dengan nama Glafidsya Glow dan Dermagloss. Dua produk tersebut telah mendapatkan persetujuan dari BPOM.
Tidak hanya itu, dia memiliki klinik kecantikan bernama Glafidsya Aesthetic Clinic. Dokter yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Ahmad Yani ini mulanya membuka klinik di Cianjur di tahun 2015. Seiring dengan peminat skincarenya, klinik kecantikan Reza Gladys pun bertambah hingga kini punya 6 cabang.
Dengan beragam bisnis yang didirikannya, dia pun memiliki harta hingga ratusan miliaran. Apalagi, beberapa bisnis yang didirikan memiliki omzet cukup besar. Lantas bagaimana dengan Jessica eks SNSD?
Dilansir dari South China Morning Post, penyanyi yang memiiki namas asli Jessica Jung mendirikan bisnis fashion. Meski telah hengkang dari SNSD, Jessica Jung akan selalu dikenang sebagai salah satu anggotanya karena penampilannya selama puncak karier grup tersebut.
Seiring dengan karier solonya, vokalis utama grup tersebut berubah menjadi pebisnis yang cerdas, menjadikannya orang terkaya dalam daftar ini.
Lini fesyennya Blanc & Eclare dijual di lebih dari 60 toko di seluruh dunia. Meskipun terjadi pandemi, pendapatannya pada tahun 2019 mencapai sekitar 18 juta dollar, menurut AllKpop. Tahun lalu, ia juga membuka restoran Barat, Clareau.
Ia juga telah menerbitkan dua novel termasuk Shine, yang mendapat tempat di daftar buku terlaris The New York Times pada tahun 2020, dan Bright, yang baru saja dirilis pada tanggal 10 Mei. Dikabarkan harta kekayaanya mencapai 25 juta dollar AS atau sekitar Rp 407 miliar.
Baca Juga: Ide Cuan Lebaran, 7 Tips Jitu Buka Usaha Hampers yang Laris Manis!
Berita Terkait
-
Perusahaan Indonesia dan AS Teken 11 Kesepakatan Bisnis Senilai Rp648 Triliun
-
Sektor Riil Wait and See, Bos BRI: Kredit Melambat Bukan Karena Likuiditas Kering
-
Ekspansi ke Infrastruktur EV, Emiten TRON Siap Garap SPKLU
-
Bisnis Bukalapak yang Kian 'Abu-abu'
-
Ahli Feng Shui Ungkap Bisnis yang Gemilang di Tahun Kuda Api
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Amerika Serikat Masih 'Labil', Pemerintah Diminta Tak Buru-buru Ratifikasi ART RIAS
-
Apakah Tarif Trump Bagi Indonesia Masih Bisa Diubah, Ini Kata Pemerintah
-
6 Fakta Evaluasi Mekanisme Full Call Auction (FCA) Bursa Efek Indonesia
-
Registrasi Online Link PINTAR BI untuk Tukar Uang Baru
-
Syarat Free Float Naik, Saham CBDK Dilepas Rp157,5 Miliar
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Pemerintah Sebut Kesepakatan RIAS Tetap Jalan Meski Ada Putusan Supreme Court
-
Sosok Pemilik Bening Luxury, Perusahaan Perhiasan Mewah Disegel Bea Cukai
-
Harga Emas Batangan Naik, di Pegadaian Bertambah Rp 60 Ribuan!
-
Presiden Prabowo Respon Perubahan Tarif Trump: RI Hormati Politik AS