Suara.com - Untuk top up saldo OVO sebesar Rp300.000 di Indomaret, perlu disiapkan biaya top up dan biaya admin.
Biaya minimal top up OVO di Indomaret sebesar Rp10.000 dan biaya admin top up sebesar Rp1.500 per transaksi.
Jadi jika akan mengisi Rp300 ribu, maka yang dibayar adalah jumlah top up plus biaya admin yakni Rp300 ribu ditambah Rp1.500.
Cara top up OVO di Indomaret
- Kunjungi Indomaret terdekat dan beritahu kasir kalau ingin top up OVO.
- Informasikan nomor telepon yang terdaftar di akun OVO.
- PIlih nominal top up yang diinginkan.
- Bayar dengan barcode QRIS yang diberikan oleh kasir atau buka menu kode bayar di aplikasi GoPay.
- Masukkan PIN GoPay dan berhasil! Bukti pembayaran akan muncul di aplikasi GoPay dan struk Indomaret.
Kalau saldo OVO belum masuk dalam waktu 1x24 jam, bisa mendatangi Indomaret kembali dengan membawa struk hasil top up.
Manfaat Menggunakan OVO
- Kemudahan transaksi keuangan
Ovo memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran dan transfer uang dengan mudah dan cepat melalui aplikasi, tanpa perlu membawa uang tunai atau kartu kredit.
- Cashback dan promo
Ovo seringkali menawarkan cashback dan promo menarik bagi pengguna saat melakukan transaksi dengan menggunakan aplikasi ini. Hal ini dapat memberikan keuntungan bagi pengguna dalam hal penghematan biaya.
- Rewards
Ovo memberikan rewards atau hadiah kepada pengguna yang aktif menggunakan aplikasi ini, seperti point yang dapat ditukar dengan berbagai voucher belanja dan hadiah menarik.
Baca Juga: Donasi Mudah ke Palestina: Cara Aman dan Cepat Lewat OVO
- Berbagai jenis layanan
Ovo dapat digunakan untuk melakukan berbagai jenis transaksi keuangan, termasuk pembelian pulsa dan paket data, pembayaran tagihan, dan pembelian produk atau layanan secara online.
- Kemudahan dalam penggunaan
Ovo memiliki antarmuka pengguna yang mudah digunakan dan dapat diakses dari smartphone, sehingga pengguna dapat melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja tanpa perlu mengunjungi tempat fisik.
Tentang OVO
OVO (PT Visionet Internasional) adalah sebuah layanan dompet elektronik yang memiliki fitur penyimpan uang elektronik, serta untuk pembayaran transaksi di Indonesia
OVO awalnya didirikan oleh Lippo Group, dan mulai dijalankan serta mendapat izin e-money dari Bank Indonesia sebagai perusahaan fintek di seluruh Indonesia pada 25 September 2017
Pada Desember 2017, diumumkan bahwa Tokyo Century Corporation menginvestasikan dananya sekitar 116 juta Dolar AS, untuk 20 persen saham di startup tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?
-
Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21
-
Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV
-
Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025
-
BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya
-
DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April
-
Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora
-
Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China
-
Laris Manis! KAI Angkut 5 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026
-
Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal