Suara.com - PT AVO Innovation Technology merupakan perusahaan yang bergerak di industri kecantikan lokal Indonesia. Berdiri sejak 10 Oktober 2014 di Yogyakarta, perusahaan ini didirikan oleh Anugrah Pakerti sebagai CEO, Ahmad Ramadhan sebagai COO, serta Aris Nurul Huda sebagai CIO.
PT AVO dikenal dengan merek kecantikan Avoskin yang menonjolkan konsep green & clean beauty dengan bahan-bahan alami serta inovasi berbasis sains.
Profil Pemilik PT AVO (Avoskin)
Profil Singkat Anugrah Pakerti Anugrah Pakerti, CEO PT AVO, lahir di Blora pada 16 September 1993. Ia memulai Avoskin dari kamar kos berukuran 3x3 meter dan menghadapi tantangan besar, termasuk kerugian hingga Rp30 juta dalam satu minggu.
Berkat kerja kerasnya, ia berhasil masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia pada 2020. Bersama Ahmad Ramadhan dan Nurul Huda, ia mengembangkan Avoskin menjadi salah satu brand kecantikan lokal yang diperhitungkan.
Perjalanan dan Ekspansi PT AVO Sejak didirikan, PT AVO terus berkembang dengan menghadirkan berbagai lini produk, seperti Looke Cosmetics pada 2017 dan Lacoco En Nature pada 2018.
Perusahaan ini juga menjalin kerja sama dengan PT Perintis Pelayan Paripurna (Century Healthcare) untuk membuka offline store Avoskin, memperluas distribusi ke e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, serta toko ritel seperti Watson dan Sociolla.
Sebagai brand yang mengusung keberlanjutan, Avoskin mendukung ekonomi lokal dengan membeli bahan baku dari petani di Jawa-Bali. Perusahaan ini juga aktif dalam kegiatan sosial melalui Avo Foundation, yang memberdayakan wanita penenun di daerah seperti Tana Toraja dan Adonara, serta memberikan bantuan bencana alam.
Isu PHK Sepihak yang Menyita Perhatian Belakangan ini, PT AVO Innovation Technology menjadi sorotan akibat dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap sejumlah karyawan.
Baca Juga: Laba Anjlok, Nissan Motor Mulai PHK 20 Persen Karyawannya
Isu ini ramai diperbincangkan di media sosial dan forum pekerja, di mana beberapa mantan karyawan mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap keputusan perusahaan. Dugaan PHK ini dikaitkan dengan efisiensi bisnis dan penyesuaian strategi operasional perusahaan.
Dikutip dari artikel Suara.com yang berjudul "Kontroversi PT Avo Innovation Technology PHK Karyawan Mendadak, Caranya Eksekusi Disorot", cara perusahaan dalam menyampaikan keputusan PHK dianggap kontroverial.
Seorang karyawan yang memilih untuk menyembunyikan identitasnya dengan nama samaran "Cinta" membagikan pengalaman pahitnya menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK) secara mendadak. Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan acara town hall perusahaan yang digelar pada Jumat, 21 Maret 2025.
Yang lebih menyulitkan, seluruh karyawan sebelumnya telah diwajibkan untuk berada di Yogyakarta pada tanggal 20-24 Maret 2025. Kebijakan ini memaksa mereka yang sedang mudik ke kampung halaman atau berada di luar kota untuk segera kembali ke Yogyakarta, tanpa mengetahui bahwa kedatangan mereka justru untuk menerima berita PHK.
Proses pengumuman PHK ini dilakukan dengan cara yang tidak lazim dan menimbulkan banyak pertanyaan. Acara penjelasan berlangsung secara singkat dan terbatas. Yang lebih mengejutkan, pengumuman PHK justru disampaikan oleh direktur yang tidak memiliki kaitan langsung dengan divisi HR atau kepegawaian. Karyawan juga tidak diberikan kesempatan untuk bertemu dengan user atau atasan langsung mereka.
"Penjelasan tentang PHK itu tidak diberikan oleh atasan langsung saya, melainkan oleh manager yang bahkan tidak pernah berinteraksi langsung dengan saya. Waktu penjelasannya pun sangat singkat, hanya 20 menit, dan harus bergantian dengan karyawan lain," ungkap Cinta kepada Suara.com pada Selasa (25/3/2025).
Berita Terkait
-
Kontroversi PT Avo Innovation Technology PHK Karyawan Mendadak, Caranya Eksekusi Disorot
-
Irlandia Bakal Kehilangan 80 Ribu Pekerjaan, Apa Penyebabnya?
-
Ikuti Cara Trump, Inggris Mulai PHK 10 Ribu PNS untuk Hemat Anggaran
-
Viral Isu Indonesia Jadi Negara Militer Diduga Jadi Penyebab Pekerja Kena PHK
-
Laba Anjlok, Nissan Motor Mulai PHK 20 Persen Karyawannya
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026
-
Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik
-
Wings Group Makin Agresif Buka Cabang Baru FamilyMart
-
30 Ton Bantuan Pangan di Kirim ke Aceh Tamiang