Suara.com - PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) yang merupakan anak usaha dari PT Surya Semesta Internusa (SSIA Group), menandai tonggak sejarah baru dalam ekspansi globalnya dengan penandatanganan Marketing Agreement dengan Sumitomo Corporation.
Penandatanganan yang berlangsung di Tokyo Jepang pada 20 Mei 2025 ini secara resmi memperluas kolaborasi kedua belah pihak dalam mempromosikan Subang Smartpolitan.
Kolaborasi antara Suryacipta dan Sumitomo Corporation telah terjalin erat sejak tahun 1997, di mana keduanya aktif mempromosikan Indonesia sebagai tujuan investasi yang ideal bagi perusahaan-perusahaan Jepang.
Selama lebih dari 28 tahun, Sumitomo telah menjadi mitra kunci dalam membantu perusahaan Jepang berinvestasi di Suryacipta City of Industry Karawang, kawasan industri pertama yang dikembangkan dan dikelola oleh Suryacipta.
Dengan pengembangan perjanjian baru ini, kemitraan strategis tersebut kini resmi mencakup Subang Smartpolitan, sebuah kawasan terintegrasi dengan konsep “Green, Smart, and Sustainable City.”
Binawati Dewi, General Manager Sales and Tenant Relations Suryacipta, menyampaikan antusiasmenya terhadap kelanjutan kemitraan ini.
"Sumitomo telah menjadi mitra jangka panjang kami. Melalui berbagai dinamika industri, termasuk tiga kali resesi dalam kurun waktu tersebut, kami telah bekerja sama tanpa lelah untuk mempromosikan daya tarik investasi Indonesia. Kami sangat berharap Sumitomo akan terus menjadi perwakilan pasar Jepang bagi Subang Smartpolitan," ujar Dewi ditulis Rabu (21/5/2025).
Dewi menambahkan bahwa Sumitomo memiliki jaringan global dan reputasi yang sangat baik, serta pemahaman mendalam tentang kebutuhan investor Jepang dalam merencanakan, mendirikan, dan mengoperasikan investasi mereka di luar Jepang.
"Melalui komunikasi intensif dengan Sumitomo, kami juga dapat terus meningkatkan layanan kepada para tenant kami, dengan mempertimbangkan masukan mereka demi melayani seluruh tenant di Suryacipta City of Industry dan Subang Smartpolitan dengan lebih baik," pungkasnya.
Baca Juga: Sejumlah UMKM RI Mejeng di Tokyo
Subang Smartpolitan, sebuah proyek ambisius kota mandiri yang berlokasi di Subang, Jawa Barat, menjanjikan transformasi signifikan bagi wilayah tersebut.
Dikembangkan sebagai bagian dari kawasan industri Aerocity, Subang Smartpolitan bukan hanya sekadar kawasan perumahan, tetapi sebuah ekosistem terintegrasi yang menggabungkan konsep hunian modern, pusat bisnis, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan ruang terbuka hijau, semua didukung oleh teknologi pintar.
Proyek ini dirancang untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat, menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.
Dengan lokasinya yang strategis, dekat dengan Bandara Internasional Kertajati dan akses tol yang mudah, Subang Smartpolitan memiliki potensi besar untuk menjadi hub logistik dan industri yang penting.
Konsep "smart" dalam Subang Smartpolitan diwujudkan melalui penerapan teknologi di berbagai aspek kehidupan.
Mulai dari sistem transportasi cerdas, pengelolaan energi yang efisien, sistem keamanan terintegrasi, hingga konektivitas internet berkecepatan tinggi, semuanya dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup penghuninya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu
-
Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo