Suara.com - PT Pertamina (Persero) bersama Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi Universitas Indonesia (UI) menandatangani kerja sama strategis untuk meluncurkan AI Talent Hub Indonesia, pada 12 Agustus 2025, di Gedung UI Depok.
Kolaborasi ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak talenta unggul dan inovator masa depan.
Program ini dirancang untuk membekali generasi muda Indonesia dengan keterampilan di bidang kecerdasan buatan (AI), sekaligus membangun kolaborasi lintas sektor yang mendukung kemandirian energi, hilirisasi industri, serta keberlanjutan pembangunan nasional.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menyampaikan bahwa AI menjadi salah satu kunci strategis dalam mewujudkan ketahanan energi dan industri berbasis data.
“Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya kemandirian energi serta hilirisasi dan industrialisasi, Pertamina berkomitmen menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui AI Talent Hub Indonesia, kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membangun ekosistem kolaboratif antara akademisi, industri, dan komunitas teknologi. Kami percaya teknologi secanggih apa pun tidak akan berarti tanpa talenta yang mumpuni,” ungkap Arya.
Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si., menjelaskan bahwa AI Talent Hub merupakan program pengembangan talenta muda melalui pelatihan, inkubasi, dan kompetisi proyek berbasis AI.
“Program ini bertujuan mendorong inovasi, kolaborasi lintas disiplin, dan menciptakan solusi AI yang aplikatif bagi generasi muda di era digital. Kami mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya bersama UI dan Pertamina,” katanya.
Direktur Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi UI, Chairul Hudaya, Ph.D., menegaskan komitmen UI untuk menjembatani dunia riset dan industri.
“AI Talent Hub Indonesia terbuka untuk talenta dari seluruh Indonesia, bukan hanya sivitas akademika UI. Kami ingin mendorong lahirnya startup-startup AI yang mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan perekonomian, dan memberikan efek multiplikasi besar. Terima kasih kepada Pertamina atas kepercayaannya untuk mengemban amanah besar ini,” ujarnya.
Baca Juga: Gelar AJP 2025, Pertamina Ajak Jurnalis Sumbagsel Unjuk Prestasi
Program AI Talent Hub Indonesia akan berlangsung selama satu bulan, diselenggarakan secara daring dan luring, serta ditutup dengan presentasi dari 20 peserta terbaik dari 100 peserta terseleksi. Inovasi terbaik akan berkesempatan mendapatkan dukungan pengembangan dari mitra industri dan akademisi.
Melalui kerja sama ini, Pertamina dan UI berharap terbentuk ekosistem inovasi AI yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan industri sekaligus memajukan Indonesia di kancah global.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. ***
Berita Terkait
-
Grup Emiten Boy Thohir Disebut Dapat Diskon Tak Wajar atas Pembelian Solar di Pertamina
-
Pertamina Patra Niaga Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah
-
Pertamina Duduki Peringkat Teratas Fortune Indonesia 100 Tahun 2025
-
Pertamina Manfaatkan Kekuatan Media Digital untuk Edukasi dan Transparansi Energi
-
Program Internship Pertamina 2025: 441 Energi Muda untuk Masa Depan Energi Indonesia
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang
-
BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat
-
Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara
-
Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak
-
Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks
-
Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi
-
Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026
-
Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025
-
Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram