Suara.com - Kontroversi Bupati Pati Jawa Tengah, Sadewo mendorong 25.000-an warganya turun ke jalan untuk berdemonstrasi. Aksi dipusatkan di Alun-Alun Pati di Jalan Tumbronegoro.
Demonstrasi tidak hanya dilakukan di jalan-jalan. Ibu-ibu juga “berdemonstrasi” dengan ikut menyiapkan makanan untuk aksi. Di media sosial, dukungan untuk demonstrasi di Pati menggema dengan tagar #PatiMelawan.
Berikut adalah lima daftar kontroversi Bupati Pati, Sadewo yang membuat masyarakat geram.
1. Menaikkan PBB-P2 hingga 250 Persen
Bupati Sadewo sempat meneken kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen. Keputusan ini diambil setelah pertemuan dengan para camat dan anggota Paguyuban Solidaritas Kepala Desa dan Perangkat Desa Kabupaten Pati (Pasopati) pada Minggu, 18 Mei 2025.
Kabar ini pun membuat warga meledak. Meskipun Bupati Sudewo telah mencabut kebijakan kenaikan pajak PBB-P2, kemarahan warga tidak surut.
Sikap pemerintah yang terkesan arogan pada awalnya, serta sejumlah program yang dianggap tidak prioritas, telah menyulut emosi masyarakat hingga akhirnya sekitar 25.000 memutuskan untuk tetap melanjutkan demonstrasi.
Tidak hanya di jalan, aksi demo juga merembet ke media sosial yang ramai dengan tagar #PatiMelawan. Untuk mengamankan jalannya aksi, sebanyak 2.684 personel gabungan dari 14 polres, TNI, dan instansi terkait dikerahkan.
Massa yang berpartisipasi dalam aksi ini menyuarakan lima tuntutan utama yang ditujukan langsung kepada kepemimpinan Bupati Sudewo. Tuntutan utama warga adalah Bupati Sadewo yang didesak mundur. Tuntutan ini mencerminkan hilangnya kepercayaan publik terhadap pemimpinnya.
Baca Juga: Bupati Sudewo Tolak Mundur, Jadi Apa yang Membuatnya Bisa Lengser?
2. Hartanya Capai Rp30 Miliar, Salah Satu Bupati Terkaya Jawa Tengah
Melansir sejumlah sumber, kekayaan Bupati Sadewo terbilang sangat fantastis yakni Rp30.209.983.240. Angka ini membuatnya masuk jajaran kepala daerah dengan kekayaan mencolok di Jawa Tengah.
Besarnya kekayaan tersebut diyakini berasal dari karier panjangnya sebagai insinyur, politisi, dan pengusaha. Namun, data mengenai kekayaan sang Bupati tidak ditemukan di e-LHKPN.
Riwayat kariernya cukup panjang. Ia pernah menjadi karyawan PT Jaya Construction, honorer di beberapa proyek Departemen Pekerjaan Umum, hingga akhirnya menjadi PNS di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar. Ia kemudian beralih profesi sebagai wiraswasta sebelum terjun penuh ke dunia politik dengan maju ke Senayan pada 2009 - 2013.
3. Pernah Kena Tegur Karena Undang Grup Dangdut Trio Macan
Saat acara penyerahan badan hukum dan akta Koperasi Desa Merah Putih di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (9/6/2025), Sudewo menampilkan pedangdut Trio Macan. Grup dangdut yang terdiri dari tiga perempuan ini tampak berjoget dengan gaya syur khasnya di atas panggung pendopo Pati.
Berita Terkait
-
Bupati Pati Bisa Susul Nasib Tragis Aceng Fikri? Sejarah Buktikan DPRD Pernah Menang
-
Viral Aksi Emak-emak Pati Buatkan Bekal untuk Massa Demo Tuntut Pemakzulan Bupati Pati
-
DPRD Pati Siap Makzulkan Bupati Sudewo? Istana: Semua Proses Kami Hormati!
-
Bupati Sudewo Tolak Mundur, Jadi Apa yang Membuatnya Bisa Lengser?
-
Digempur Rakyat Pati Agar Lengser, Bupati Sudewo Ternyata Dibidik KPK! Kasus Apa?
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan
-
KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding
-
Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax
-
Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu
-
Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh
-
EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H
-
BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis
-
Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta