Suara.com - Situasi politik yang memanas dan gelombang demonstrasi di Jakarta telah berdampak langsung pada operasional pemerintahan.
Pada Jumat (29/8/2025), dua agenda besar pemerintah yang sedianya dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri utama terpaksa dibatalkan.
Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kondisi ibu kota yang dinilai tidak kondusif akibat meluasnya aksi protes.
Tiga acara penting yang dibatalkan tersebut adalah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi dan Perluasan Digitalisasi Daerah 2025, serta konferensi pers bulanan APBN KiTa.
Rakornas yang dijadwalkan digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, akan menghadirkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan seluruh kepala daerah. Agenda strategis ini ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Pembatalan serupa juga terjadi pada konferensi pers APBN KiTa.
Awalnya, acara ini direncanakan diubah menjadi daring, tetapi karena situasi yang semakin tidak terkendali, Kementerian Keuangan memutuskan untuk menunda acara tersebut hingga Rabu, 3 September 2025.
Konferensi pers APBN KiTa adalah agenda rutin bulanan di mana Menteri Keuangan dan jajarannya melaporkan kondisi terkini pendapatan dan belanja negara.
Pembatalan ini menunjukkan betapa seriusnya dampak dari aksi demonstrasi yang menuntut pertanggungjawaban DPR dan reformasi Polri, menyusul insiden kematian seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan, yang terlindas mobil rantis Brimob.
Baca Juga: Temui Keluarga Korban, Kapolri Minta Maaf atas Insiden Mobil Rantis Brimob
Tidak hanya tuntutan reformasi Polri, massa juga menuntut DPR RI dibubarkan atau adanya reformasi besar-besaran pada lembaga wakil rakyat tersebut.
Berita Terkait
-
Affan Meninggal Dilindas Brimob, Rieke 'Oneng' Dorong Prabowo Evaluasi Kepolisian: Terutama Elitnya
-
Sejak Kapan Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri? Didesak Mundur setelah Ojol Dilindas Rantis Brimob
-
Presiden Prabowo Diminta Copot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
-
Geram dengan Aksi Brimob, Prabowo Beri Instruksi Tegas Usai Ojol Jadi Korban
-
Presiden Ngaku Terkejut Dan Kecewa Karena Aparat Bertindak Berlebihan Amankan Demo
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Harga Emas Naik Semua di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat
-
BRI Targetkan Rp8 Triliun Penyaluran Kredit Perumahan Tahun 2026
-
Persiapan Gentengisasi, Menteri PKP Bakal Temui Pengusaha Genteng di Majalengka
-
Aturan Baru Free Float Saham Saat IPO, Kapitalisasi Pasar Disorot
-
BRI Dukung Asta Cita, Salurkan Rp1,774 T untuk Program 3 Juta Rumah
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!