-
Harga emas mencatatkan rekor tertinggi bersejarah dengan menembus US$4.000 per troy ounce untuk pertama kalinya
-
Kenaikan luar biasa ini didorong oleh pembelian emas dalam jumlah rekor oleh bank sentral sebagai diversifikasi dari Dolar AS
-
Ketidakpastian ekonomi global (seperti shutdown pemerintah AS) menjadi pemicu lonjakan, dan analis memproyeksikan target harga emas dapat mencapai US$4.900 per troy ounce.
Institusi keuangan negara ini telah membeli sekitar 1.000 ton emas setiap tahun selama tiga tahun terakhir sebagai upaya diversifikasi dari dolar AS.
"Kami telah melihat betapa bank sentral membeli [emas] tanpa terpengaruh harga," ujar Michael Haigh, Kepala Riset Komoditas di Société Générale.
Ia menambahkan bahwa tidak ada yang ajaib dari angka US$4.000 dan "jalurnya (harga -red) terus dominan ke atas."
Helen Amos, analis komoditas di BMO, menilai reli harga emas ini adalah "cara masyarakat untuk mengekspresikan kekhawatiran mereka tentang utang pemerintah, dan tentang independensi Bank Sentral AS (Federal Reserve)."
Melihat tren ini, Goldman Sachs pada hari Selasa menaikkan target harga emas mereka secara signifikan, dari US$4.300 menjadi US$4.900 per troy ounce.
Proyeksi ini didasarkan pada perkiraan berlanjutnya aksi beli oleh bank sentral dan derasnya aliran dana masuk ke dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas (gold-backed exchange traded funds/ETF).
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis