- Menteri Investasi Rosan Roeslani menyatakan merger GoTo dan Grab masih berjalan dan menunjukkan sinyal kemajuan positif.
- Danantara mengikuti arahan pemerintah terkait kelangsungan bisnis ekosistem digital dan fokus pada hubungan B2B kedua pihak.
- Investor besar berupaya mengganti CEO GoTo Patrick Walujo karena menolak merger dan kinerja pasar perusahaan yang menurun drastis.
Suara.com sudah mencoba menghubungi Managing Director Stakeholders Management BPI Danantara Rohan Hafas soal kabar tersebut, namun hingga berita diturunkan belum ada jawaban.
Isu merger ini memicu gejolak hebat di internal GOTO. Sejumlah investor kakap, termasuk SoftBank Group Corp, Provident Capital Partners, dan Peak XV, dikabarkan berupaya keras mengganti pucuk pimpinan GOTO, Direktur Utama Patrick Walujo.
Motif utama di balik upaya kudeta ini adalah penolakan Walujo terhadap rencana ambisius para pemegang saham untuk memuluskan merger dengan Grab. Kekhawatiran investor diperparah oleh kinerja pasar GOTO di bawah Walujo yang dinilai gagal, dengan nilai pasar perseroan yang merosot lebih dari 40 persen.
Kelompok investor besar ini bahkan dilaporkan telah menandatangani memo resmi kepada Dewan Direksi GOTO untuk segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di tengah gejolak merger ini.
Hingga pada Senin 24 November kemarin, GOTO mengumumkan rencana perombakan jajaran direksi, termasuk pergantian pucuk pimpinan perusahaan, Walujo.
Walujo akan segera mengakhiri masa jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO) GOTO dan digantikan oleh Hans Patuwo.
Pengangkatan ini masih menunggu persetujuan resmi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025.
Manajemen GOTO menekankan bahwa nominasi dan transisi kepemimpinan ini merupakan bagian dari proses suksesi yang telah dipersiapkan secara matang oleh direksi.
Baca Juga: Profil Hans Patuwo, CEO Baru GOTO Pengganti Patrick Walujo
Berita Terkait
-
Diajak Danantara ke China Bahas Masalah Utang Whoosh, Menkeu Purbaya Kasih Syarat Ini ke Rosan
-
Soal Isu Merger dengan GOTO, Presiden Grab: Ngapain? Pertumbuhan Kami Lagi Bagus di Indonesia!
-
Minta Restu Merger, GoTo dan Grab Tawarkan 'Saham Emas' ke Danantara
-
Jawaban GoTo Usai Beredar Usul Patrick Walujo Diganti
-
Isi Pertemuan Prabowo, Dasco, dan Menkeu Purbaya Rabu Tadi Malam
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru