- BSI menyiagakan 348 kantor cabang untuk layanan terbatas selama libur Nataru, mulai 25 hingga 28 Desember 2025 dan 1 Januari 2026.
- Layanan terbatas beroperasi pukul 09.00 hingga 14.00 waktu setempat, nasabah dapat cek lokasi melalui situs resmi BSI.
- BSI juga mengoptimalkan 5.997 ATM, layanan digital, dan 126 ribu Agen untuk mendukung berbagai transaksi nasabah.
Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyiagakan sebanyak 348 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas transaksi nasabah menjelang akhir tahun.
Langkah ini dilakukan guna memastikan layanan perbankan tetap optimal, aman, dan nyaman bagi masyarakat di tengah masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Adapun layanan operasional terbatas (weekend banking) ini akan dibuka pada tanggal 25, 26, 27, 28 Desember 2025 dan 1 Januari 2026.
Layanan terbatas ini tersedia dengan jam operasional 09.00 - 14.00 waktu setempat di 10 regional BSI di seluruh Indonesia.
Untuk mengetahui lokasi detail kantor cabang yang beroperasi, nasabah dapat mengakses informasinya secara langsung melalui website resmi BSI (www.bankbsi.co.id).
Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengatakan bahwa kesiapan jaringan cabang tersebut merupakan bagian dari komitmen BSI dalam melayani sepenuh hati, khususnya menghadapi lonjakan transaksi tunai, pembiayaan, penagihan, serta kebutuhan layanan transaksi lainnya.
"Kami memastikan seluruh cabang utama, cabang pembantu, serta layanan digital beroperasi secara optimal. Kami juga memperkuat kesiapan SDM dan sistem teknologi informasi agar nasabah dapat bertransaksi dengan lancar,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (25/12/2025).
Selain kesiapan kantor cabang, BSI juga mengoptimalkan layanan 5.997 ATM/CRM, mobile banking BYOND by BSI, QRIS, EDC, dan BSI Net untuk mendukung transaksi non-tunai.
Penguatan layanan digital ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi nasabah di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Baca Juga: Tren Mudik Hijau Melesat: Pengguna Mobil Listrik Naik Dua Kali Lipat, PLN Siagakan 4.516 SPKLU
Selanjutnya, untuk menjangkau nasabah di pelosok, saat ini BSI memiliki lebih dari 126 ribu BSI Agen yang bisa melayani pembayaran dan transaksi lainnya.
BSI juga turut menghimbau seluruh nasabah untuk selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan.
Nasabah diingatkan agar menjaga kerahasiaan data pribadi seperti PIN, password, dan kode OTP, serta memastikan melakukan transaksi hanya melalui kanal resmi BSI.
Berita Terkait
-
Jelang Nataru, Konsumsi Bensin dan LPG Diramal Meningkat, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU 24 Jam!
-
Jadwal Libur IHSG Desember 2025 dan Sepanjang Tahun 2026 Lengkap
-
Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun
-
Sambut Nataru dan Tutup Buku 2025, BI Sesuaikan Jadwal Operasional Sistem Pembayaran
-
Update Harga BBM Pertamina, Shell dan Vivo Jelang Natal dan Tahun Baru 2026
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto