- PT Fortuna Integritas Mandiri beroperasi sebagai bursa kripto ICEX, meraih izin OJK kedua setelah CFX.
- Pang Xue Kai memimpin ICEX yang berfokus pada layanan institusional dengan misi tokenisasi RWA dan stablecoin nasional.
- ICEX berfungsi sebagai SRO mencakup bursa, kliring, dan kustodian, didukung tim manajemen berpengalaman serta investor besar.
Sementara itu, jajaran komisaris diperkuat oleh tokoh senior Fuad Rahmany sebagai Komisaris Utama dan Dumoly Freddy Pardede.
Operasional ICEX juga disebut-sebut mendapatkan sokongan dari investor-investor besar tanah air, termasuk nama-nama yang memiliki pengaruh kuat di dunia bisnis dan politik Indonesia.
Langkah ini menandakan bahwa minat institusional terhadap pasar kripto sudah mencapai level yang sangat serius.
Hadirnya ICEX diprediksi akan memperketat persaingan bursa kripto di Indonesia. Beberapa tokoh industri lainnya, seperti Oscar Darmawan dari Indodax dan Hamdi Hassarbaini dari Sentra Bitwewe, dikabarkan juga tengah mempersiapkan langkah untuk mendapatkan lisensi serupa dari OJK, guna memperkaya ekosistem aset digital nasional.
Selain orang-orang tersebut, ada pula nama-nama pengusaha seperti mantan Wakil Menteri BUMN, Pahala Mansury, Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam dan pemilik RAJA serta RATU, Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro.
Namun demikian, kabar ini belum dikonfirmasi resmi oleh pihak terkait.
DISCLAIMER: Berita ini disusun sebagai referensi informasi ekonomi dan perkembangan teknologi digital. Konten ini bukan merupakan ajakan, saran, atau rekomendasi untuk melakukan investasi pada aset kripto tertentu. Investasi pada aset digital memiliki risiko volatilitas harga yang sangat tinggi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari