Bisnis / Makro
Rabu, 07 Januari 2026 | 20:56 WIB
Ilustrasi kripto (unsplash)
Baca 10 detik
  • PT Fortuna Integritas Mandiri beroperasi sebagai bursa kripto ICEX, meraih izin OJK kedua setelah CFX.
  • Pang Xue Kai memimpin ICEX yang berfokus pada layanan institusional dengan misi tokenisasi RWA dan stablecoin nasional.
  • ICEX berfungsi sebagai SRO mencakup bursa, kliring, dan kustodian, didukung tim manajemen berpengalaman serta investor besar.

Sementara itu, jajaran komisaris diperkuat oleh tokoh senior Fuad Rahmany sebagai Komisaris Utama dan Dumoly Freddy Pardede.

Operasional ICEX juga disebut-sebut mendapatkan sokongan dari investor-investor besar tanah air, termasuk nama-nama yang memiliki pengaruh kuat di dunia bisnis dan politik Indonesia.

Langkah ini menandakan bahwa minat institusional terhadap pasar kripto sudah mencapai level yang sangat serius.

Hadirnya ICEX diprediksi akan memperketat persaingan bursa kripto di Indonesia. Beberapa tokoh industri lainnya, seperti Oscar Darmawan dari Indodax dan Hamdi Hassarbaini dari Sentra Bitwewe, dikabarkan juga tengah mempersiapkan langkah untuk mendapatkan lisensi serupa dari OJK, guna memperkaya ekosistem aset digital nasional.

Selain orang-orang tersebut, ada pula nama-nama pengusaha seperti mantan Wakil Menteri BUMN, Pahala Mansury, Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam dan pemilik RAJA serta RATU, Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro.

Namun demikian, kabar ini belum dikonfirmasi resmi oleh pihak terkait.


DISCLAIMER: Berita ini disusun sebagai referensi informasi ekonomi dan perkembangan teknologi digital. Konten ini bukan merupakan ajakan, saran, atau rekomendasi untuk melakukan investasi pada aset kripto tertentu. Investasi pada aset digital memiliki risiko volatilitas harga yang sangat tinggi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing.

Load More