Bisnis / Makro
Kamis, 08 Januari 2026 | 08:29 WIB
IHSG [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Baca 10 detik
  • IHSG diprediksi menguat jika mampu bertahan di atas level support baru 8.900-8.930, didukung oleh net buy asing Rp230 miliar.
  • BEI mengumumkan status saham per 8 Januari 2026, termasuk BBSS dan ARKO disuspensi, sementara PADI diumumkan unsuspensi.
  • Bursa Wall Street terkoreksi dipicu isu kelebihan pasokan minyak, kebijakan properti, dan penurunan saham sektor keuangan signifikan.

Koreksi Perbankan: Saham-saham raksasa seperti JPMorgan dan Wells Fargo turut menyeret indeks dengan penurunan sektor keuangan lebih dari 1%.

Di kawasan regional, bursa Asia bergerak variatif (mixed) namun mayoritas ditutup melemah. Fokus pelaku pasar tertuju pada meningkatnya tensi geopolitik antara China dan Jepang, dua kekuatan ekonomi terbesar di Asia.

Nikkei 225 Jepang anjlok 1,06%.

Hang Seng Hong Kong turun 0,94%.

Kospi Korea Selatan dan ASX 200 Australia justru mampu melawan arus dengan penguatan masing-masing 0,57% dan 0,15%.

Investor kini tengah menimbang antara optimisme terhadap perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) serta ekspektasi kebijakan moneter The Fed dengan risiko nyata dari ketegangan geopolitik di Asia dan Amerika Latin.

DISCLAIMER: Analisis ini disusun berdasarkan pergerakan pasar terkini dan data teknikal. Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan instruksi atau rekomendasi untuk membeli atau menjual instrumen investasi tertentu. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga dan kehilangan modal. Setiap keputusan finansial sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor pribadi.

Load More