- Menteri Keuangan Purbaya bertemu Juda Agung membahas kondisi ekonomi Indonesia di Gedung Kemenkeu pada Selasa (20/1/2026).
- Purbaya menyatakan Juda Agung memiliki pengetahuan ekonomi cukup dan mungkin dilantik sebagai Wamenkeu sebelum Februari 2025.
- Jabatan Thomas Djiwandono sebagai Wamenkeu akan ditukar dengan Juda Agung setelah Thomas mundur dari Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku sudah bertemu dengan Juda Agung yang belakangan diisukan menjadi Calon Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).
Menkeu Purbaya menyatakan kalau keduanya sudah berdiskusi soal kondisi ekonomi Indonesia.
"Ya diskusi ekonomi saja. Kondisi ekonominya seperti apa. Pandangan dia apa," kata Purbaya saat ditemui di sekitar Gedung Kemenkeu, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Saat ditanya apakah Juda cocok jabat Wamenkeu, Purbaya mengaku tak tahu secara pasti karena itu wewenang Presiden RI Prabowo Subianto.
Hanya saja Purbaya mengakui kalau Juda memiliki pengetahuan ekonomi yang cukup.
Tak hanya itu, Purbaya membocorkan kalau Juda kemungkinan dilantik jadi Wamenkeu sebelum Februari 2025.
"Kayaknya Sebelum Februari sudah kejadian," ungkapnya.
Lebih lanjut Purbaya juga mengatakan kalau Juda sepertinya tertarik dengan jabatan Wamenkeu. Hanya saja ia menegaskan kalau pelantikan itu kewenangan Presiden.
"Jadi ketika ada diskusi itu, kelihatannya menarik juga untuk dia berpikir-pikir," tandasnya.
Baca Juga: Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Segini Gajinya
Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membocorkan kalau jabatan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono akan ditukar ke Juda Agung setelah mengundurkan diri dari Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
"Kayaknya switch, switch ya kelihatannya. Kalau bocorannya seperti itu ya," kata Purbaya usai ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (19/1/2026).
Purbaya juga membocorkan tugas Thomas Djiwandono saat resmi pindah ke Deputi Gubernur BI. Keponakan Presiden RI Prabowo Subianto akan melihat bagaimana tugas bank sentral.
"Disuruh ngintip-ngintip, di BI ada apa sih? Kan sudah ngintip dua kali cukup. Jadi pindah ke sana juga cukup saya pikir," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Segini Gajinya
-
Kurs Rupiah Terus Melemah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Inikah Penyebabnya
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
Purbaya Ogah Tambah Dana SAL ke Bank, Klaim Kredit Segera Tumbuh
-
Keponakan Prabowo Jadi Calon Bos BI, Menkeu Purbaya Mendukung
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
Terkini
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Segini Gajinya
-
Kurs Rupiah Terus Melemah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Inikah Penyebabnya
-
Kemenperin Siapkan Aturan Baru PPBB, IKM Dijanjikan Akses Bahan Baku Impor Lebih Mudah
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
Setelah Soetta-I Gusti Ngurah Rai, InJourney Percantik 5 Bandara Tahun Ini
-
Bos Vale Santai Tanggapi Rencana Pemerintah Pangkas Produksi Nikel
-
Aturan Baru, OJK Bisa Ajukan Gugatan Pelaku Usaha Jasa Keuangan
-
Harga Patokan Ekspor Tembaga dan Emas Melonjak Jelang Akhir Januari 2026
-
Butuh Listrik Tambahan untuk Hajatan? Ini Cara Pesan di PLN Mobile