- Direktur Jenderal Migas ESDM pastikan produksi Rokan normal dalam dua hari karena perbaikan pipa TGI.
- Kebocoran pipa gas TGI sempat mengganggu operasional Blok Rokan karena mengalirkan gas pembangkit listrik.
- Perbaikan pipa selesai, aliran gas dibuka maksimal kemarin, berpotensi mempengaruhi target lifting tahun 2026.
Suara.com - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, memastikan produksi minyak dan gas di lapangan migas Rokan akan kembali normal kembali dalam dua hari ke depan.
Hal ini, setelah sempat adanya kebocoran pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI).
Diketahui kebocoran pipa gas TGI yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak terhadap operasional produksi migas di Rokan.
Karena pipa tersebut mengalirkan gas ke pembangkit listrik yang menunjang operasional di Blok Rokan, milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
"Kemarin saya komunikasi informasinya dalam 2 hari kedepan (normal kembali)," ujar Laode saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Rabu (21/1/2026).
Dia menyebut pipa gas TGI yang sebelumnya mengalami kebocoran telah berhasil diperbaiki. Sehingga telah kembali mengalirkan gas ke kawasan lapangan migas Rokan.
"Dan semalam jam 24 Itu flow-nya sudah dibuka semua maksimal. Dan tekanannya sudah berada pada tekanan yang layak untuk bisa mendapatkan gas ke tempat-tempat dimana gas tersebut terkirim termasuk di Rokan," katanya
Sebelumnya, Laode menyebut jika kebocoran pipa milik TGI berpotensi berdampak kepada target lifting yang ditetapkan untuk 2026 sebesar 610 ribu barel per hari.
"Ya, untuk awal tahun itu perlu kita pulihkannya. Karena nanti berdampak pada proyeksi akhir tahun kita yang 610 ribu (barel per hari). Jadi kita harus buru-buru, agar pipa ini segera bisa tersambung," kata Laode pada 6 Januari lalu.
Baca Juga: Dirjen Gakkum ESDM Minta Tambang Emas Ilegal Tak Disalahkan soal Insiden di Pongkor
Hal itu karena pipa tersebut mengalirkan gas untuk pembangkit listrik di Blok Rokan dan sekitarnya.
"TGI ini menyuplai gas untuk pembangkitan listrik wilayah-wilayah di Rokan. Jadi banyak mesin-mesin pompa angguk di sana yang dibangkitkan dengan listrik dan gasnya dari pipa ini. Jadi harus segera diselesaikan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Tiket KA Lebaran dari Gambir dan Pasar Senen Ludes 625 Ribu, 18 Maret Jadi Tanggal Favorit
-
Pensiunan Didorong Tetap Produktif Lewat Program Pemberdayaan
-
BI Catat Indeks Keyakinan Konsumen Turun pada Februari
-
InJourney Hospitality Kembalikan Operasikan Hotel Bersejarah di Dekat Malioboro
-
Sentuh Rp16.949 per Dolar AS, Rupiah Berpotensi Tertekan jika Konflik Timur Tengah Berlanjut
-
Bahlil Gunakan Jurus B50 dan E20 untuk Hadapi Minyak Dunia yang Mendidih
-
PT TASPEN Imbau Pensiunan Waspada Penipuan, Tegaskan THR Langsung Masuk ke Rekening
-
Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Tapi Belanja Diperketat
-
Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok
-
Bahlil Minta Warga Tak Panik, Jamin Stok BBM Aman dan Harga Subsidi Tak Naik