- Dirjen Gakkum ESDM membenarkan adanya tambang emas dan galena ilegal di Pongkor, Bogor, Jawa Barat.
- Penindakan tambang ilegal tersebut memerlukan pendekatan khusus karena menjadi sumber hidup masyarakat setempat.
- ESDM meminta PT Antam memberikan pembinaan kepada masyarakat sekitar tambang ilegal di Pongkor.
Suara.com - Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM Jeffri Huwae membenarkan ada tambang emas ilegal di Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia mengatakan tambang ilegal tak boleh disalahkan menyusul terjadinya dugaan kecelakan di sana.
Jeffri menyampaikan bahwa tambang-tambang ilegal tersebut sudah ada dari lama, dan Kementerian ESDM sudah menindaklanjutinya dengan berkoordinasi dengan PT Antam Tbk, yang juga mengoperasikan tambang di lokasi tersebut.
“Aktivitas ilegal di daerah Pongkor itu ada. Ya ada tambang emas, ada juga yang ambil galena,” ujar kata Jeffri di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Akan tetapi, lanjut dia, penindakan tambang ilegal di kawasan tersebut membutuhkan penanganan khusus, sebab tambang emas dan tambang galena liar itu menjadi sumber penghasilan masyarakat di kawasan Pongkor untuk bertahan hidup.
“Rasa-rasanya, saya mau sampaikan bahwa memang itu hanya perlu ditertibkan saja, sebab itulah cara mereka untuk hidup,” kata Jeffri.
Oleh karena itu, ia meminta kepada PT Antam sebagai perusahaan yang mengelola tambang di wilayah Pongkor untuk memberi pembinaan kepada masyarakat di sekitar wilayah tambang.
“Bukan berarti kami melegalkan yang ilegal, ya. Ilegal tetap salah, tetapi bagaimana perlakuan kesalahannya itu tidak harus dengan pemidanaan yang keras,” kata Jeffri.
Pernyataan tersebut ia sampaikan ketika merespons dugaan aktivitas penambangan tanpa izin yang menerobos wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Antam.
Jeffri masih mendalami ihwal kecelakaan di tambang Antam yang berlokasi di Pongkor, Jawa Barat. Ia ingin mengetahui apakah aktivitas penambangan ilegal di Pongkor berhubungan langsung dengan kecelakaan yang dialami oleh Antam.
Baca Juga: KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
“Kita juga tidak boleh menyalahkan tambang ilegal kalau ada kecelakaan tambang,” kata Jeffri.
Diwartakan sebelumnya, PT Antam Tbk memperketat pengawasan serta penegakan keselamatan kerja dan keamanan wilayah tambang pascainsiden asap di kawasan Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Berdasarkan hasil penelusuran bersama aparat dan otoritas berwenang, kejadian tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas penambangan tanpa izin yang menerobos wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Antam. Area tersebut berada di luar kegiatan operasi resmi perusahaan.
Antam bersama tim gabungan dan aparat berwenang telah berhasil mengevakuasi tiga korban jiwa di lokasi insiden. Proses evakuasi dilakukan melalui koordinasi intensif lintas instansi, dengan mengedepankan prosedur keselamatan kerja yang ketat serta mempertimbangkan kondisi teknis dan keamanan di lokasi.
Berita Terkait
-
Tewaskan 3 Orang, ESDM Segera Telusuri Asap Beracun Tambang Emas Pongkor
-
Meski Naik Tipis, Emas Antam Terus Pecah Rekor, Harganya Rp 2.705.000/Gram
-
Antam Duga 6 Korban Tewas di Pongkor Akibat Tambang Ilegal
-
Sudirman Said Rampung Diperiksa sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Petral, Ini Katanya
-
Impor BBM 2026 untuk SPBU Swasta Dibuka, Kuota Siapa Paling Besar?
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028
-
Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis
-
Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026
-
Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional
-
World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI
-
Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun
-
Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100
-
Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara