- IHSG mengalami fluktuasi pada perdagangan hari Selasa, 31 Maret 2026, disebabkan dinamika pasar global yang belum stabil.
- Jeffrey Hendrik, Pjs Direktur Utama BEI, menegaskan volatilitas wajar akibat faktor sentimen eksternal memengaruhi investor.
- Investor diimbau mengambil keputusan secara rasional berbasis fundamental dan tidak terpengaruh sentimen jangka pendek pasar.
Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini terpantau fluktuatif di tengah dinamika pasar global yang belum stabil.
Kondisi tersebut dinilai sebagai hal yang wajar oleh pelaku pasar, termasuk otoritas bursa.
Pelaksana tugas sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, menyampaikan bahwa volatilitas yang terjadi saat ini tidak lepas dari faktor eksternal yang memengaruhi sentimen investor.
“Ya tentu ini wajar di tengah ketidakpastian global yang sedang terjadi. Saya kira itu wajar,” ujar Jeffrey saat ditemui BEI, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan, kondisi pasar yang bergerak naik turun merupakan bagian dari siklus alami, terutama ketika investor merespons berbagai sentimen global seperti kebijakan moneter, geopolitik, hingga pergerakan ekonomi dunia.
Di tengah situasi tersebut, Jeffrey menekankan pentingnya sikap rasional bagi para investor dalam mengambil keputusan investasi. Menurutnya, pendekatan berbasis fundamental tetap menjadi kunci utama.
Ia juga mengingatkan agar investor tidak mudah terpengaruh oleh sentimen jangka pendek yang berpotensi memicu keputusan emosional.
“Investor tentu harus rasional, memperhatikan fundamental pasar, dan kemudian menyesuaikan strategi investasi dengan appetite risiko masing-masing. Itu yang paling penting,” jelasnya.
Sebagai informasi, IHSG rebound pada awal perdagangan, Selasa, 31 Maret 2026. IHSG menguat ke level 7,122.
Baca Juga: Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 321 saham bergerak naik, sedangkan 193 saham mengalami penurunan, dan 444 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, DPUM, INAI, SWID, MOLI, ASPI, NZIA, POLI, GRPM, ASPR, BRNA, LMAX.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, RGAS, LUCY, PRDA, ARKO, CBPE, KBLM, RONY, ZYRX, UVCR, MTMH, DATA.
Berita Terkait
-
IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak
-
Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100
-
Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini
-
Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran
-
Siap-siap! IHSG Bisa Anjlok Setelah Libur Panjang, Simak Rekomendasi Saham
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!
-
Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?
-
Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna
-
Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi
-
IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China
-
Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed
-
Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense
-
Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah