- Presiden Amerika Serikat menangguhkan rencana serangan militer terhadap Iran selama 14 hari melalui upaya diplomasi pada 8 April 2026.
- Keputusan tersebut memicu anjloknya harga minyak mentah dunia hingga 16 persen karena kekhawatiran gangguan pasokan energi mereda seketika.
- Sebagai syarat gencatan senjata, Iran diwajibkan membuka kembali Selat Hormuz demi menjaga stabilitas distribusi energi global saat ini.
Suara.com - Harga minyak mentah dunia dilaporkan merosot tajam sesaat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada perdagangan Rabu (8/4/2026) pagi waktu Indonesia mengumumkan penangguhan rencana serangan militer terhadap infrastruktur Iran selama 14 hari ke depan.
Langkah diplomasi yang diambil di detik-detik terakhir sebelum tenggat waktu militer berakhir ini secara resmi memulai periode gencatan senjata antara kedua negara.
Keputusan ini memicu aksi jual masif pada kontrak minyak mentah karena kekhawatiran akan gangguan pasokan energi di kawasan Teluk mereda seketika.
Penurunan Harga Minyak WTI dan Brent
Sinyal de-eskalasi konflik di Timur Tengah langsung direspons secara dramatis oleh pelaku pasar. Harga minyak mentah dunia dilaporkan anjlok hingga 16 persen hanya beberapa saat setelah pernyataan resmi Trump dirilis melalui platform media sosial Truth Social. Penurunan ini merupakan salah satu koreksi harian terdalam dalam sejarah pasar energi modern.
Berdasarkan pantauan data pasar pada Rabu (8/4/2026) pagi pukul 06.40 WIB, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) kini bertengger di kisaran USD 95 per barel.
Tren serupa terjadi pada minyak mentah jenis Brent yang menjadi acuan global, di mana harganya kini berada di kisaran USD 94 per barel.
Penurunan harga minyak ini berbanding terbalik dengan kondisi pasar modal. Kontrak berjangka (futures) bursa saham Amerika Serikat terpantau melonjak tajam.
Pergerakan positif di lantai bursa mencerminkan rasa lega para investor atas meredanya risiko perang terbuka yang sebelumnya mengancam infrastruktur energi vital dan rantai pasok global.
Baca Juga: Selat Hormuz Tak Lagi Sama: IRGC Umumkan 'Tatanan Baru' yang Mengancam AS dan Israel
Diplomasi Pakistan dan Pembukaan Selat Hormuz
Keputusan Presiden Trump untuk memberikan ruang bagi jalur diplomasi selama dua pekan ke depan tidak lepas dari peran mediator internasional.
Trump mengungkapkan bahwa kesepakatan ini tercapai setelah adanya pembicaraan intensif dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, dan Panglima Militer Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir.
“Ini akan menjadi gencatan senjata dua sisi!” tegas Trump dalam unggahannya.
Sebelum pengumuman ini keluar, PM Shehbaz Sharif secara terbuka telah meminta Washington untuk memperpanjang tenggat waktu guna menghindari kerusakan permanen di kawasan.
Di saat yang sama, pihak Pakistan juga mendesak kepemimpinan di Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai "isyarat niat baik" demi stabilitas kawasan dan perdamaian jangka panjang di Timur Tengah.
Berita Terkait
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Ancaman Bak Neraka Jadi Kenyataan Militer AS Hantam Infrastruktur Vital Iran di Pulau Kharg
-
Mojtaba Khamenei Diklaim Kritis, Intelijen AS Bocorkan Memo Rahasia Tentang Kelumpuhan Iran
-
Ledakan Dahsyat Guncang Teheran Saat Rudal Amerika-Israel Hancurkan Permukiman di Provinsi Alborz
-
Trump Ancam 'Hancurkan Peradaban', Iran Respon dengan Siap Siaga Perang Penuh
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut
-
Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat
-
Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!