- Indeks Harga Saham Gabungan merosot 0,45 persen ke level 7.560 pada awal perdagangan Selasa, 21 April 2026.
- Aktivitas perdagangan mencatatkan volume 3,92 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,46 triliun di Bursa Efek.
- Samuel Sekuritas memproyeksikan potensi penguatan IHSG didorong oleh sentimen positif pasar regional meski terdapat tekanan global.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyungsep pada awal perdagangan Selasa, 21 April 2026. IHSG merosot 0,45 persen ke level 7.560.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG masih terus terjungkal 0,70 persen ke level 7.541
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,92 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,46 triliun, serta frekuensi sebanyak 216.700 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 223 saham bergerak naik, sedangkan 320 saham mengalami penurunan, dan 416 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, LCKM, BOBA, WBSA, DEFI, BABY, BIPP, KOBX, BOGA.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, IDEA, DSSA, GMTD, TCPI, RUNS, BAIK, BREN, FAST, POLU.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (21/4/2026), seiring sentimen positif dari pasar regional meski Wall Street ditutup melemah, dikutip dari riset Samuel Sekuritas.
Dalam risetnya, Samuel Sekuritas mencatat indeks Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,01 persen, sementara S&P 500 melemah 0,24 persen dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,26% pada perdagangan Senin (20 April).
Baca Juga: Perang Terus Berlangsung, Wall Street Kembali Merosot
Pelemahan tersebut terjadi setelah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang sekaligus mengakhiri tren penguatan panjang Nasdaq selama 13 hari berturut-turut.
Di sisi lain, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun tercatat naik 0,07 persen ke level 4,251 persen. Sementara itu, indeks dolar AS cenderung stagnan di level 98,10.
Meski tekanan datang dari global, Samuel Sekuritas melihat peluang penguatan pada IHSG didorong oleh pergerakan positif di bursa regional.
Berdasarkan data, indeks kawasan Asia menunjukkan kinerja variatif dengan kecenderungan menguat, seperti Straits Times Index yang naik 0,1%, meskipun indeks lain seperti STOXX dan EIDO mengalami pelemahan.
Dari sisi komoditas, harga energi dan bahan baku menunjukkan pergerakan campuran. Harga minyak Brent Crude melonjak 5,6% ke level US$95 per barel, sementara emas terkoreksi tipis ke US$4.821 per troy ons.
Adapun nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.170 per dolar AS atau melemah tipis 0,1 persen.
Samuel Sekuritas juga menyoroti sejumlah sentimen dari emiten yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar, di antaranya aksi buyback oleh UNTR senilai Rp2 triliun, pembagian dividen BNII sebesar Rp580 miliar, serta TOBA yang tetap membagikan dividen meski mencatatkan kerugian.
Sementara itu, aktivitas investor asing pada perdagangan sebelumnya mencatatkan aksi beli bersih pada saham BREN, TLKM, dan BRMS. Sebaliknya, aksi jual bersih terjadi pada BBRI, BUMI, dan BULL.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah
-
Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI
-
Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei
-
Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025
-
Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik
-
Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?
-
Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO
-
Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran
-
Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara
-
Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka