- Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.180 per dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu, 22 April 2026.
- Pelemahan terjadi akibat ketidakpastian geopolitik Timur Tengah serta minimnya sentimen positif dari hasil rapat Bank Indonesia.
- Analis memprediksi rupiah berpotensi terus tertekan dalam rentang Rp17.125 hingga Rp17.250 karena kurangnya data ekonomi signifikan.
Lalu ada ringgit Malaysia tergelincir 0,05 persen.Berikutnya, dolar Hong Kong yang terlihat melemah tipis 0,02 persen pada sore ini.
Sedangkan, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,36 persen. Kemudian ada baht Thailand yang terkerek 0,24 persen dan dolar Singapura terangkat 0,15 persen.
Disusul, yen Jepang yang menanjak 0,09 persen. Lalu ada yuan China yang terlihat menguat tipis 0,03 persen terhadap the greenback.
Sebagai informasi, pelemahan rupiah belakangan ini kerap dipicu oleh indeks dolar AS (DXY) yang perkasa akibat data inflasi AS yang masih di atas target.
Di sisi lain, Bank Indonesia terus berupaya melakukan intervensi di pasar valas melalui skema Triple Intervention guna memastikan stabilitas nilai tukar tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Berita Terkait
-
Rupiah Mulai Rebound, Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.083
-
Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD
-
Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS
-
Rupiah Tertekan saat Fundamental Ekonomi Kokoh, Peluang Dongkrak Ekspor
-
Rupiah 'Pura-pura' Kuat di Level Rp17.000, Cadangan Devisa yang Keropos Jadi Ancaman Nyata
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah
-
Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?
-
Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM
-
Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham
-
Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI
-
Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita
-
India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!
-
Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru
-
Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg
-
Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani