Bisnis / Makro
Selasa, 02 Juni 2026 | 17:25 WIB
Ilustrasi. Foto: Ekspor Lampung naik 9,64% di September 2025 menjadi 544,95 juta dolar AS. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • BPS mencatat nilai ekspor Indonesia periode Januari hingga April 2026 mencapai 92,15 miliar Dolar AS, naik 5,48 persen.
  • Peningkatan ekspor nonmigas sebesar 6,28 persen didorong oleh performa sektor industri pengolahan seperti nikel dan minyak kelapa sawit.
  • Tiongkok, Amerika Serikat, dan India menjadi negara tujuan utama yang berkontribusi 44,52 persen terhadap total ekspor nonmigas Indonesia.

Pudji kemudian mengungkapkan kinerja ekspor ke tiga besar negara tujuan RI seperti China, Amerika Serikat, dan India. Nilai ekspor ketiga negara ini memberikan share sekitar 44,52 persen dari total ekspor non-migas Indonesia pada Januari hingga April 2026.

Nilai ekspor non-migas ke Tiongkok tercatat sebesar 22,76 miliar USD dan didominasi oleh besi dan baja atau HS72 dengan share 25,94% dan naik 0,7% secara asitusi.

Lalu nilai ekspor non-migas ke Amerika Serikat tercatat sebesar 10,17 miliar USD dan didominasi oleh mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya atau HS85 dengan share 16,21% dan naik 3,28% secara asitusi.

Terakhir, nilai ekspor non-migas ke India tercatat sebesar 6,14 miliar USD dan didominasi oleh bahan bakar mineral atau HS27 dengan share 32,78% dan turun 1,37% secara asitusi.

Load More