Bisnis / Keuangan
Rabu, 08 Juli 2026 | 10:44 WIB
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2026). [Suara.com/Rina A]
Baca 10 detik
  • PT Bach Multi Global Tbk melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia untuk menghimpun dana guna ekspansi bisnis infrastruktur energi dan telekomunikasi.
  • PT Esa Medika Mandiri Tbk resmi mencatatkan saham perdana untuk memperkuat struktur permodalan serta mengembangkan fasilitas produksi alat kesehatan nasional.
  • Kedua emiten tersebut secara resmi melantai di Bursa Efek Indonesia untuk mendukung pertumbuhan sektor industri strategis di tanah air.

Direktur Utama PT Esa Medika Mandiri Tbk, Florian Chris Widjaja, mengatakan pencatatan saham di BEI menjadi awal baru bagi Perseroan sebagai perusahaan publik.

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2026). [Suara.com/Rina A]

"Hari ini kami resmi menjadi bagian dari keluarga besar emiten di Bursa Efek Indonesia. Status perusahaan terbuka akan mendorong kami untuk semakin memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi informasi, dan mempercepat langkah kami dalam membangun ekosistem alat kesehatan yang lebih mandiri di Indonesia," ujar Florian Chris Widjaja.

Perseroan menjelaskan penggunaan dana IPO akan difokuskan pada tiga prioritas utama, yakni memperkuat struktur permodalan, mengembangkan fasilitas produksi, serta menambah modal kerja.

Sebagian dana akan digunakan untuk membayar sebagian pinjaman bank, sementara sebagian lainnya dialokasikan untuk pembangunan gedung pabrik baru di Cikupa.

Sisa dana akan dimanfaatkan untuk pembelian persediaan dan memenuhi kebutuhan modal kerja terkait proyek pengadaan alat kesehatan.

Presiden Komisaris PT Esa Medika Mandiri Tbk, Surya Gunawan Widjaja, menegaskan dukungan investor publik akan mempercepat pengembangan kapasitas produksi dalam negeri.

"Dengan dukungan investor publik, kami akan mempercepat pengembangan kapasitas produksi dalam negeri dan meningkatkan kemampuan kami dalam memenuhi kebutuhan alat kesehatan, baik untuk proyek pemerintah maupun swasta," kata Surya Gunawan Widjaja.

Menurutnya, focus perusahaan tetap pada penyediaan produk yang andal, layanan yang responsif, dan solusi yang relevan bagi dunia kesehatan.

"Hal tersebut sejalan dengan moto perusahaan yang berbunyi, rakyat sehat, negara kuat dan maju," imbuh dia.

Baca Juga: BEI Evaluasi Papan Pemantauan Khusus, 3 Kriteria Saham Akan Dihapus

Ke depan, Perseroan akan melanjutkan strategi pertumbuhan dengan mengembangkan lini produk alat kesehatan produksi lokal, memperluas jaringan distribusi, serta memperkuat kerja sama dengan prinsipal internasional, termasuk mitra strategis yang terlibat dalam pengembangan fasilitas produksi di Indonesia.

Load More