Pemain depan Roma asal Inggris Tammy Abraham (kanan) merayakan gol kedua yang dicetak oleh gelandang Roma asal Prancis Jordan Veretout (kiri) selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Salernitana vs As Roma di stadion Arechi di Salerno pada 29 Agustus 2021.
Alberto PIZZOLI / AFP.
Suara.com - AS Roma akan menghadapi wakil Belanda, Feyenoord dalam laga Final UEFA Conference League. Berikut fakta - fakta menarik jelang laga AS Roma vs Feyenoord yang dihelat di Air Albania Stadium, Kamis (26/5/2022) dini hari pukul 02.00 WIB.
Roma lolos ke final Conference League setelah mengalahkan Leicester City dengan agregat 2-1. Sementara Feyenoord ke final usai mengalahkan Marseille dengan agregat 3-2.
Skuat besutan Jose Mourinho ini menutup musim ini dengan menempati posisi ke-6 klasemen akhir Serie A. Sedangkan Feyenoord di posisi ketiga di bawah Ajax dan PSV.
Berikut fakta - fakta menarik jelang laga AS Roma vs Feyenoord yang dihimpun dari berbagai sumber di Final UEFA Conference League :
- Roma membidik kemenangan pertama mereka di final UEFA, setelah kalah dalam dua pertandingan sebelumnya – melawan Liverpool di Piala Eropa 1984 dan Inter di Piala UEFA 1991.
- Feyenoord mengincar kemenangan keempat di final UEFA utama, tiga pertama mereka menang di Piala Eropa 1970 (v Celtic) dan Piala UEFA 1974 (v Tottenham Hotspur) dan 2002 (v Borussia Dortmund).
- Sementara AS Roma kalah dua kali di Liga Konferensi Eropa UEFA – keduanya tandang ke klub Norwegia Bodø/Glimt – Feyenoord tidak terkalahkan sejak awal babak grup.
- Finalis adalah dua tim dengan skor tertinggi di kompetisi ini, Feyenoord telah mencetak 28 gol dalam 12 pertandingan mereka, satu lebih banyak dari Roma.
- Mereka juga memiliki dua penembak jitu individu teratas kompetisi ini, dengan Cyriel Dessers dari Feyenoord dengan sepuluh gol, satu lebih banyak dari Tammy Abraham dari Roma.
- Roma sudah menghadapi klub Belanda di UEFA Conference League musim ini, yakni Vitesse di babak 16 besar. Roma menang agregat 2-1 (1-0 tandang, 1-1 kandang).
- Sebelum ini, pertemuan terakhir Feyenoord dengan klub Italia adalah melawan Napoli di fase grup Liga Champions 2017/18. Mereka kalah 1-3 di Naples, kemudian menang 2-1 di Rotterdam.
Komentar
Berita Terkait
-
Hasil Liga Italia Tadi Malam: Juventus Gebuk Jay Idzes Cs, Cek Klasemen Serie A Terbaru
-
Hujan Kartu Merah dan Mercon! Komdis Serie A Sanksi azio, Napoli, dan AS Roma
-
Tumbang di Markas Atalanta, AS Roma Terlempar dari Empat Besar Klasemen
-
Minat Klub Arab Mulai Meredup, Mohamed Salah Bakal Balik ke Serie A Italia?
-
Ole Romeny Merinding, Akui Atmosfer SUGBK Lebih Panas dari Markas Feyenoord
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Karier Tamat! Tendangan Kungfu Hilmi Berbuah Hukuman Seumur Hidup dari PSSI
-
Jay Idzes Elus Dada, Bos Sassuolo: Saya Tak Mau Jual Pemain
-
Pemain Keturunan Ini Berperan di Pemecatan Ruben Amorim, Bisa Dilirik John Herdman
-
Prediksi Skor Crystal Palace vs Aston Villa: Misi Pangkas Poin dengan Arsenal
-
Prediksi Skor Burnley vs Manchester United: Darren Fletcher Bidik Kemenangan Perdana
-
Persija Jakarta Resmi Lepas 3 Pemain Sekaligus, Siapa Saja?
-
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman Disebut Mirip Jose Mourinho
-
John Herdman Latih Timnas Indonesia, Ezra Walian: Semoga Dia Beruntung
-
Bukan Jay Idzes, Siapa Man of the Match Sassuolo vs Juventus?
-
Perseta 1970: Firman Nugraha Cedera Serius dan Berisiko