- Cremonese resmi terdegradasi ke Serie B setelah kalah 1-4 dari Como di Stadion Giovanni Zini, Senin (25/5/2026).
- Kemenangan telak atas Cremonese tersebut sukses mengantarkan Como 1907 mengamankan tiket bersejarah menuju Liga Champions musim depan.
- Pelatih Marco Giampaolo menyatakan tetap bertanggung jawab dan menolak mundur meski Cremonese harus turun kasta musim depan.
Ia menilai manajemen klub perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa seluruh elemen tim sepanjang musim.
“Kita perlu memiliki ketenangan yang diperlukan untuk melakukan penilaian yang dibutuhkan,” tambahnya.
Meski harus turun kasta, Giampaolo tetap percaya Cremonese memiliki fondasi kuat untuk bangkit kembali.
“Cremonese adalah klub yang solid, mampu pulih dan tampil lebih baik di masa depan, namun sekarang kita harus memproses apa yang terjadi,” katanya.
Mengenai posisinya sebagai pelatih kepala, Giampaolo menegaskan dirinya tidak akan mundur dari tanggung jawab.
“Saya pastinya tidak akan mundur,” tegasnya.
Namun, saat ditanya soal masa depan tim dan para pemain untuk musim depan, ia memilih memberikan jawaban singkat.
“Masa depan? Biarkan saja sampai di situ,” pungkasnya.
Nasib Berbeda Cremonese dan Como
Baca Juga: Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
Nasib tragis yang dialami Emil Audero dan rekan-rekan terasa semakin ironis karena Como dimiliki oleh pengusaha Indonesia melalui Djarum Group.
Keberhasilan Como lolos ke Liga Champions juga tak lepas dari hasil buruk rival-rival mereka di papan atas klasemen Serie A.
Bagi Cremonese, degradasi ini menjadi pukulan besar setelah mereka sempat membangun proyek ambisius, termasuk mendatangkan Emil Audero untuk memperkuat lini pertahanan.
Kini, seluruh elemen klub dituntut melakukan evaluasi besar demi mempersiapkan diri menghadapi ketatnya persaingan Serie B musim depan.
Berita Terkait
-
Como Cetak Sejarah Lolos Liga Champions, Kubur Asa Emil Audero dan Cremonese Bertahan di Serie A
-
Ditentukan Malam Ini: Hitung-hitungan Emil Audero dan Cremonese Lolos Degradasi Serie A
-
2 Klub Pemain Timnas Indonesia yang Degradasi, Satu Nama Jalani Penentuan Hari Ini
-
Menang Dramatis, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Justru Rasakan Perasaan Campur Aduk
-
Penyelamatan Krusial Emil Audero Jaga Asa Cremonese Lolos Degradasi Liga Italia
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Profil Patryk Klimala Bomber Haus Gol Asal Polandia yang Ogah Gabung Persib