- Nabilah O'Brien (pemilik kedai) menjadi tersangka pencemaran nama baik setelah memviralkan video Zendhy Kusuma yang tidak membayar makan.
- Pihak Zendhy menuntut ganti rugi sebesar Rp1 miliar karena merasa nama baiknya rusak akibat unggahan CCTV tersebut.
- Nabilah tetap pada pendiriannya menuntut keadilan dan menolak membayar ganti rugi karena pihak lawan telah mengakui tidak membayar pesanan.
Suara.com - Perseteruan antara pemilik kedai Bibi Kelinci, Nabilah O'Brien, dengan gitaris Zendhy Kusuma memasuki babak baru yang mengejutkan.
Nabilah, yang awalnya merasa sebagai korban karena pesanannya tidak dibayar, kini justru dilaporkan balik atas dugaan pencemaran nama baik dan ditetapkan sebagai tersangka.
Laporan tersebut dipicu oleh viralnya video rekaman CCTV yang memperlihatkan Zendhy dan istrinya meninggalkan kedai tanpa membayar.
Nabilah pun mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan hukum yang diambil pihak lawan.
"Tega sekali kalian justru melaporkan saya balik. Untuk apa? Kalian sendiri sudah mengakui bahwa kalian mengambil makanan itu," kata Nabilah O'Brien dalam konferensi pers di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Maret 2026.
Selain laporan pidana, Nabilah juga dihadapkan pada tuntutan ganti rugi materiil yang fantastis. "Uang 1 miliar itu sangat tidak masuk akal dibandingkan dengan makanan yang kalian ambil," ucapnya.
Kuasa hukum Nabilah, Goldie Natasya menjelaskan kronologi awal perselisihan ini.
Pihaknya mengaku telah melayangkan somasi kepada Zendhy Kusuma pada 24 September 2025 dengan tuntutan sederhana, yaitu permohonan maaf secara terbuka kepada para pegawai kedai.
"Jadi klien kami cuma minta permintaan maaf aja nih secara publik dan personal kepada pegawai-pegawai kami," ujar Goldie Natasya.
Baca Juga: Jadi Tersangka Usai Unggah Rekaman CCTV, Nabilah OBrien Menangis: Di Mana Hati Nurani Kalian?
Namun, pihak Zendhy justru membalas dengan somasi balik. Meski mengakui telah mengambil pesanan tersebut, mereka merasa dirugikan oleh unggahan video CCTV yang viral.
"Mereka mengakui melalui balasan somasi, bahwa mengambil makanan dan minuman tersebut," tutur Goldie.
Keheranan pihak Nabilah memuncak saat mengetahui nominal tuntutan kompensasi citra yang diajukan oleh sang gitaris.
"Mereka memberikan balik klien kami dengan tuntutan 1 miliar rupiah karena kerugian yang mereka rasakan dari postingan Bu Nabilah," kata Goldie.
Secara tegas, pihak Nabilah menolak tuntutan tersebut. Goldie menilai permintaan itu mencederai rasa keadilan jika melihat akar permasalahannya.
"Jelas dengan menjunjung tinggi rasa keadilan dan kebenaran yang ada, kami tidak mungkin fulfill keinginan dari terduga pelaku pencurian," ucap Goldie diplomatis.
Berita Terkait
-
Jadi Tersangka Usai Unggah Rekaman CCTV, Nabilah OBrien Menangis: Di Mana Hati Nurani Kalian?
-
Ajukan Gelar Perkara Khusus ke Bareskrim, Nabilah OBrien Lawan Status Tersangka Kasus CCTV Resto
-
Polsek Mampang Ungkap Fakta Kasus Nabilah O'Brien: Beda Perkara Pencurian dan Laporan ITE
-
Tampang Pencuri Uang Takziah di Kramat Jati Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku Spesialis Melayat
-
Laporkan Pencurian Malah Jadi Tersangka, Komisi III DPR Bakal Panggil Selebgram Nabilah OBrien
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan