Entertainment / Gosip
Jum'at, 06 Maret 2026 | 18:07 WIB
Nabilah O'Brien (baju hitam) menggelar jumpa pers terkait dirinya yang dijadikan tersangka setelah mengungkap pencurian di restorannya yang dilakukan oleh seorang gitaris. Jumpa pers digelar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026). [Rena Pangesti/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Nabilah O'Brien (pemilik kedai) menjadi tersangka pencemaran nama baik setelah memviralkan video Zendhy Kusuma yang tidak membayar makan.
  • Pihak Zendhy menuntut ganti rugi sebesar Rp1 miliar karena merasa nama baiknya rusak akibat unggahan CCTV tersebut.
  • Nabilah tetap pada pendiriannya menuntut keadilan dan menolak membayar ganti rugi karena pihak lawan telah mengakui tidak membayar pesanan.

Suara.com - Perseteruan antara pemilik kedai Bibi Kelinci, Nabilah O'Brien, dengan gitaris Zendhy Kusuma memasuki babak baru yang mengejutkan.

Nabilah, yang awalnya merasa sebagai korban karena pesanannya tidak dibayar, kini justru dilaporkan balik atas dugaan pencemaran nama baik dan ditetapkan sebagai tersangka.

Laporan tersebut dipicu oleh viralnya video rekaman CCTV yang memperlihatkan Zendhy dan istrinya meninggalkan kedai tanpa membayar.

Nabilah pun mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan hukum yang diambil pihak lawan.

"Tega sekali kalian justru melaporkan saya balik. Untuk apa? Kalian sendiri sudah mengakui bahwa kalian mengambil makanan itu," kata Nabilah O'Brien dalam konferensi pers di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Maret 2026.

Selain laporan pidana, Nabilah juga dihadapkan pada tuntutan ganti rugi materiil yang fantastis. "Uang 1 miliar itu sangat tidak masuk akal dibandingkan dengan makanan yang kalian ambil," ucapnya.

Kuasa hukum Nabilah, Goldie Natasya menjelaskan kronologi awal perselisihan ini.

Pihaknya mengaku telah melayangkan somasi kepada Zendhy Kusuma pada 24 September 2025 dengan tuntutan sederhana, yaitu permohonan maaf secara terbuka kepada para pegawai kedai.

"Jadi klien kami cuma minta permintaan maaf aja nih secara publik dan personal kepada pegawai-pegawai kami," ujar Goldie Natasya.

Baca Juga: Jadi Tersangka Usai Unggah Rekaman CCTV, Nabilah OBrien Menangis: Di Mana Hati Nurani Kalian?

Namun, pihak Zendhy justru membalas dengan somasi balik. Meski mengakui telah mengambil pesanan tersebut, mereka merasa dirugikan oleh unggahan video CCTV yang viral.

"Mereka mengakui melalui balasan somasi, bahwa mengambil makanan dan minuman tersebut," tutur Goldie.

Nabilah O'Brien (kedua dari kiri) menggelar jumpa pers terkait dirinya yang dijadikan tersangka setelah mengungkap pencurian di restorannya yang dilakukan oleh seorang gitaris. Jumpa pers digelar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026). [Rena Pangesti/Suara.com]

Keheranan pihak Nabilah memuncak saat mengetahui nominal tuntutan kompensasi citra yang diajukan oleh sang gitaris.

"Mereka memberikan balik klien kami dengan tuntutan 1 miliar rupiah karena kerugian yang mereka rasakan dari postingan Bu Nabilah," kata Goldie.

Secara tegas, pihak Nabilah menolak tuntutan tersebut. Goldie menilai permintaan itu mencederai rasa keadilan jika melihat akar permasalahannya.

"Jelas dengan menjunjung tinggi rasa keadilan dan kebenaran yang ada, kami tidak mungkin fulfill keinginan dari terduga pelaku pencurian," ucap Goldie diplomatis.

Load More