Suara.com - Sejak Vaksin Gotong Royong mulai diberikan kepada para pekerja, banyak pihak mengapresiasi upaya pemerintah tersebut. Salah satunya datang dari startup di bidang health tech, SehatQ, yang memberikan dukungan melalui kehadiran tenaga kesehatan, dalam hal ini vaksinator.
“SehatQ memberikan dukungan melalui kehadiran tenaga kesehatan sebagai vaksinator bagi ribuan pekerja pada pelaksanaan vaksinasi. Penerima vaksin juga bisa berkonsultasi lebih lanjut secara online melalui fitur Chat Dokter maupun Telekonsultasi dengan video di SehatQ, termasuk untuk mempersiapkan diri menerima dosis kedua,” kata Founder SehatQ, Linda Wijaya.
Pada hari pertama pelaksanaan vaksinasi berskala nasional ini, SehatQ memberikan dukungan antara lain bagi pabrik Sinar Mas Agribusiness and Food di Marunda, Kabupaten Bekasi dan PT Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk Tangerang Mill, di bawah naungan Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Program Vaksin Gotong Royong menjadi tanggung jawab sektor industri dan harus diselenggarakan di luar fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah. Jenis vaksin yang diberikanpun berbeda dari vaksin dalam program pemerintah.
Merujuk pada payung hukum ini, SehatQ berkomitmen mendukung kesuksesan Program Vaksin Gotong Royong bagi perusahaan-perusahaan melalui empat layanan. Pertama, online screening bagi calon penerima vaksin, termasuk yang memiliki kondisi medis penyerta.
Kedua, penyediaan tenaga kesehatan sebagai vaksinator. Ketiga, pemantauan kondisi kesehatan karyawan lewat telekonsultasi setelah menerima vaksin, untuk kemudian melaporkannya kepada dinas kesehatan setempat. Keempat, menyajikan laporan pelaksanaan vaksinasi yang dapat diakses oleh perusahaan secara daring, sehingga tanpa perlu mengunjungi fasilitas layanan kesehatan, perusahaan bisa memastikan seluruh karyawan mendapatkan vaksin Covid-19.
Dengan menjalani Program Vaksin Gotong Royong ini, sektor industri pun dapat kembali melakukan kegiatan produksi dengan optimal, dan senantiasa menggerakkan roda perekonomian nasional.
Presiden Joko Widodo sempat memantau jalannya kegiatan Vaksin Gotong Royong langsung di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat serta secara virtual melalui telekonferensi dengan belasan perusahaan yang menjalankan program ini.
“Kita harap, setelah dimulainya vaksinasi di kawasan industri, semuanya nanti terlindungi dari penyebaran Covid-19 dan bisa bekerja lebih produktif, serta tidak terjadi penyebaran Covid-19 di perusahaan. Kita harap bisa segera membangun herd immunity dan penyebaran Covid-19 bisa kita hambat dan hilangkan dari negara yang kita cintai ini,” kata Presiden Jokowi ketika itu.
Baca Juga: Mantap! 10.000 Dokter Dapat Pelatihan Vaksinator Covid-19 Secara Online
Berita Terkait
-
Vaksin Gotong Royong Diharapkan Percepat Herd Immunity
-
Vaksin Gotong Royong Gratis, Perusahaan Dilarang Potong Gaji Karyawan
-
Vaksin Gotong Royong Jangan Sulitkan UMKM dan Bebani Pekerja
-
Bantul Percepat Vaksinasi Lansia, Vaksinator Terjun ke Tingkat Dusun
-
Soal Vaksin Gotong Royong, Pemerintah Tegaskan Tak Jadi Barang Dagangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens