Suara.com - Tikus. Binatang pengerat itu merupakan musuh utama para penghuni rumah.
Seekor tikus di dalam rumah, bakal membuat gaduh isi seluruh rumah, apalagi bila jumlahnya mencapai puluhan.
Itulah yang kini tengah dirasakan oleh Se McKendry, warga Inggris. Rumahnya, sejak empat tahun lalu, telah dikepung oleh puluhan tikus.
Ironisnya, hingga kini ia tak berhasil memberantas hama menyebalkan itu. Tikus justru makin getol bereproduksi untuk menambah anggotanya. Diperkirakan sekitar 60 tikus telah hidup satu atap dengan keluarga McKendry.
Beberapa hari lalu, McKendry berhasil mendapatkan satu tikus. Bukannya senang, McKendry justru terkejut bukan main dengan hasil tangkapannya tersebut.
"Saya berhasil menangkap tikus. Saya terkejut karena dia sangat besar dari empat tahun lalu. Tikus memiliki badan sebesar kucing dewasa," katanya seperti dikutip dari laman Mirror, Jumat (25/4/2014).
"Saya sempat mengangkat tikus itu. Saya pikir dia mati, tapi tiba-tiba dia bergerak dan menggigit tangan saya," lanjutnya.
Pengusir hama dan racun tikus gagal
McKendry mengaku telah memanggil berbagai pengusir hama dan manaruh racun untuk mengusir atau membunuh tikus-tikus dari rumahnya. Namun, upaya itu selalu gagal. Tikus-tikus tetap berkeliaran di dalam rumahnya.
"Saya rasa tikus-tikus itu muncul dari selokan di sebelah rumah. Dan kini mereka bersembunyi di berbagai penjuru rumah. Terbanyak kemungkinan berada di langit-langit," ujarnya.
Dituturkan McKendry bahwa kehadiran tikus-tikus raksasa di rumahnya sangat mengganggu keluarganya. Dia pun sangat khawatir kehadiran tikus dapat melukai anak-anaknya yang masih kecil.
"Istri saya pernah berteriak histeris karena melihat tikus pada pukul tiga pagi. Itu sangat menyebalkan, dan mengganggu kehidupan kami," ujarnya.
"Saya juga sangat mengawasi gerak-gerik anak-anak saya. Saya khawatir tikus-tikus itu dapat melukai anak saya," paparnya.
Bau busuk bangkai tikus
Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa tikus raksasa di rumahnya juga menyebabkan bau busuk. Bau itu didapat dari bangkai tikus yang terletak di bagian dalam rumah.
"Bau busuk bangkai tikus selalu kami rasakan setiap saat. Itu sangat menjengkelkan," ujarnya.
"Pernah saya terpaksa membongkar tembok kamar mandi. Dan benar saja, saya temukan dua bangkai tikus dari balik kamar mandi. Ukurannya, lagi-lagi sebesar kucing," katanya.
Berita Terkait
-
Beda Nasib Pemain Timnas di Inggris: Elkan Baggott Menuju Premier League, Ole Romeny Degradasi?
-
Erling Haaland Bikin Panas Arsenal usai Man City Hajar Burnley: Kami di Puncak Klasemen!
-
Wolves Bertekad Segera Kembali ke Premier League
-
Tak Cuma PSG, Klub Liga Inggris Ikut Kejar Pemain Keturunan Indonesia
-
Inggris dan Prancis akan Gelar Pertemuan Militer 20 Negara, Bahas Strategi Buka Kembali Selat Hormuz
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah