Suara.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hadar Nafis Gumay menyatakan kalau klaim tuduhan kecurangan sudah biasa dalam pelaksanaan Pemilu.
Hadar yang ditemui di sela rapat pleno rekapitulasi suara Pilpres tingkat nasional di KPU, Senin (21/7/2014), mengajak agar siapapun yang membuat tuduhan curang itu bisa bertanggung jawab untuk membuktikannya.
"Klaim biasa, yang terpenting itu kita bisa membuktikannya. Jadi kalau memang ada kecurangan dan pelanggaran itu kan ada jalurnya," ujar Hadar.
Menurutnya, KPU juga telah menangani semua dugaan kecurangan yang muncul saat pelaksanaan Pilpres, terutama saat pencoblosan.
"Berdasarkan laporan-laporan yang ada dan kami tidak mengikuti langsung dari atas ke bawah kan. Mekanisme koreksi untuk merapihkan hasil pemilu itu sudah cukup berjalan (dengan baik)," tuturnya.
Tuduhan dugaan kecurangan Pilpres dilontarkan oleh kubu pasangan kandidat nomor urut satu Prabowo-Hatta Rajasa.
Mereka juga meminta ada penundaan pengumuman pemenang Pilpres sampai KPU mengusut kecurangan, serta melakukan pencoblosan ulang di 5.800 TPS di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Usia 50 Tahun, Anti Aging agar Kulit Awet Muda
-
Nam Joo Hyuk Jadi Pria Misterius dengan Masa Lalu Kelam di Drama Heartbeat
-
Urutan Pemakaian Sunscreen dan Moisturizer yang Benar, Jangan Sampai Terbalik
-
Targetkan Produksi 156 Rangkaian KRL Mandiri, Integrasi KAI-INKA Siap Akhiri Ketergantungan Impor!
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Phoenix Terlaris Manis di Shopee
-
Ulasan Free Wifi: Drama Komedi tentang Flexing dan Validasi Media Sosial
-
Dasar Dugaan TPPU Febrie Adrian Dipertanyakan, Kuasa Hukum Minta Tuduhan Dibuka Seterang-terangnya
-
Eks Jubir KPK Beberkan Detik-detik Febri Adriansyah Ditahan: Awalnya Saksi Lalu BAP Tersangka
-
Samsung dan Qualcomm Bangun Ekosistem AI Generasi Baru, Galaxy Makin Cerdas Tanpa Bergantung Cloud
-
Membeli Bukan Menyewa, Tak Ada Lagi Istilah Sisa Kuota Internet Hangus