Suara.com - Kebakaran yang terjadi di restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken Terminal 2 Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang, Banten, disebabkan dari kompor listrik.
"Penyebab kebakaran berasal dari kompor listrik di restoran cepat saji KFC," kata Kapolres Resor Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Besar C.H Pattopoi dihubungi, Kamis (14/8/2014).
Ia mengatakan, dua orang saksi yang merupakan pegawai KFC, sempat memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan yang muncul dari kompor listrik.
Namun, proses pemadaman oleh kedua pegawai tersebut, memicu api semakin besar. Hingga kedua pegawai pun meminta tolong petugas pemadam kebakaran.
Tetapi, keterangan kedua saksi tersebut akan disamakan dengan hasil penyelidikan tim Puslabfor Polda Metro Jaya.
Karena dugaan sementara penyebab kebakaran yakni konsleting listrik. Tetapi, setelah adanya keterangan saksi, ternyata api berasal dari kompor listrik.
"Dari keterangan saksi, api berasal dari kompor listrik," ujarnya.
Perlu diketahui, restoran siap saji KFC di terminal 2 Bandara Soekarno - Hatta, terbakar pada dini hari pukul 02.30 WIB. Akibat insiden tersebut, sejumlah gerai restoran tutup untuk sementara waktu akibat pemadaman sementara listrik.
Selain itu, penerbangan maskapai Garuda Indonesia pun mengalami penundaan. Kerugian terbesar dialami pihak restoran. Sedangkan AP II hanya kerusakan beberapa plafon. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra