Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Pramono Anung dan Bendahara Umum PDI Perjuangan Olly Dondokambey, mewakili Koalisi Indonesia Hebat (KIH), menemui pimpinan DPR di ruangan kerja Ketua DPR Setya Novanto, Jakarta, Senin (10/11/2014)
Pimpinan DPR ini, ditemani oleh pimpinan Koalisi Merah Putih (KMP) Idrus Marham. Pertemuan ini dilakukan dalam rangka finalisasi penyelesaian konflik internal antara KMP dan KIH. Rapat tersebut dilakukan tertutup dan dimulai sekira pukul 12.40 WIB.
"Antara Pak Pram, Pak Idrus dan kita sudah selesai. Lalu yang kocok ulang (pimpinan alat kelengkapan dewan) nggak ada ya," kata Setya.
Sebelum pertemuan, Pramono mengatakan pertemuan ini sudah sekian kali dilakukan dan sudah menuju satu kesepakatan. Dia berharap, kisruh ini bisa selesai pada 5 Desember nanti.
Pramono mengatakan, kesepakatan ini bisa selesai satu hingga dua hari ke depan. Dia pun menginginkan KIH mendapatkan keterwakilan pada alat kelengkapan dewan berkisar 25 persen.
"Intinya kalau itu kurang lebih angkanya memang tidak 60-40, tapi di atas 25 persen. Angkanya berapa nanti kita hitung," kata Pramono.
Berita Terkait
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Bongkar Tipu-tipu Proyek Kemensos, Gus Ipul: Tak Perlu Lobi Pejabat, Silakan Berkompetisi!
-
Kualitas Air Terjaga, Nelayan Halmahera Penuhi Kebutuhan Gizi Karyawan Harita Nickel
-
Respons Istana soal Desakan TGPF Kasus Andrie Yunus: Masih Dikaji, Klaim Proses Sudah Transparan
-
Iran Minta AS Tertibkan 'Anjing Gila' Israel, Siap-siap Batalkan Gencatan Senjata!
-
Misi Revolusi Hijau: Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik di Magelang Hari Ini
-
Sidak Random! BGN Temukan Bangunan Tak Layak 'Mirip Goa' Jadi SPPG di Bandung Barat
-
Korban Tewas Serangan Israel ke Lebanon Bertambah Jadi 254 Orang
-
Teka-teki Pengganti Anwar Usman: Istana Kantongi Nama Calon Hakim MK, Siap Dilantik Pekan Ini!
-
Bahlil Mohon Maaf ke Kader Golkar Sering 'Slow Respons', Ngaku Kurang Tidur Akibat Geopolitik
-
Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon